Awas Pembiusan dan Perampasan Berkedok Prostitusi Online

Selasa, 29 September 2015 - 02:02 WIB
Awas Pembiusan dan Perampasan...
Awas Pembiusan dan Perampasan Berkedok Prostitusi Online
A A A
SURABAYA - Para penikmat wanita penjaja seks secara online harus lebih berhati hati. Saat ini di Surabaya sedang marak terjadi pembiusan dan perampasan dengan modus prostitusi online. Kasus ini langsung mendapat perhatian Polrestabes Surabaya dan tengah berupaya memburu para pelaku.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete mengatakan bahwa pelaku pembiusan dengan modus prostitusi online ini diduga adalah sekelompok orang dan cukup terkoordinir.

Mereka sengaja menggunakan sacara online baik dari blackberry maupun social media untuk menjaring para korban.Modus yang dilakukan adalah dengan memasang foto para wanita dan ditawarkan secara online.

Ketika ada yang tertarik, mereka akan melakukan transaksi, kemudian menentukan tempat pertemuan yang biasanya dilakukan di hotel. Saat melakukan pertemuan itulah, pelaku beraksi dengan membius korbannya.

“Kami masih melakukan pendalaman jenis bius yang digunakan. Bisa dilakukan melalui minuman atau makanan yang diberikan pada korban saat bertemu di dalam kamar hotel,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete.

Setelah korbannya tidak tersadar, pelaku menguras seluruh barang berharga milik korban, mulai dari dompet dan juga barang barang lainnya.

Pelaku juga cukup cerdik, mereka memilih para korban yang berduit yang kebanyakan dari kalangan pengusaha.

Untuk memburu para pelaku pembiusan dan perampasan berkedok prostitusi online ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya sudah membentuk tim khusus untuk melacak keberadaan para pelaku.

“Tim khusus yang kami bentuk sudah melakukan pengejaran terjadap para pelaku dan semoga cepat tertangkap,” katanya.

Kasus ini diketahui setelah ada dua korban yang tak sadarkan diri dibawa ke rumah sakit. Diketahui korban tersebut dalam kondisi dibius menggunakan zat kimia khusus. Kemudian diketahui bahwa mereka ini adalah korban perampasan berkedok prostitusi online.

“Kami menduga bahwa korban pembiusan dan perampasan ini banyak, namun mereka malu untuk lapor polisi,” timpalnya.

Dia juga menduga bahwa jaringan kejahatan ini sudah beraksi sejak dua bulan terakhir. “Kami masih mendalami terus,” ungkapnya.
(sms)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
Berita Terkini
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
43 menit yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
2 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
4 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
4 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
4 jam yang lalu
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved