Dendam karena Dipecat, Sopir Tikam Majikan lalu Bunuh Diri

Jum'at, 25 September 2015 - 14:53 WIB
Dendam karena Dipecat,...
Dendam karena Dipecat, Sopir Tikam Majikan lalu Bunuh Diri
A A A
TAPANULI TENGAH - Diduga sakit hati dipecat sebagai sopir, Emerson Situmeang (56) menikam majikannya Nurhalimah Boru Hutagalung (53) dengan pahat.

Tak ayal korban yang juga seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut menderita luka parah dan harus mendapat perawatan intensif.

Sementera pelaku usai melakukan aksinya memilih mengakhiri hidupnya dengan cara menusukan pisau ke dada kirinya.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan, peristiwa penusukkan itu terjadi pada, Kamis 24 September 2015 malam.

Saat itu, korban hendak mengambil tempat bola lampu di toko miliknya.

"Saat korban hendak mengambil tempat bola lampu, pelaku langsung memeluk korban dari belakang sambil menusukkan pahat yang sudah dipersiapkannya tepat di dada korban," kata Helfi, Jumat (25/9/2015).

Setelah penusukan itu, korban langsung berteriak dan berlari menuju rumahnya yang berjarak sekitar 200 meter dari toko miliknya sembari meminta tolong.

Sedangkan pelaku juga langsung melarikan diri ke rumahnya di Lingkungan VII Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

"Taka lama setelah kejadian itu, personil Polsek Pinang Sori langsung tiba di lokasi untuk melakukan pencarian pada pelaku dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, pelaku sudah tidak ditemukan lagi di lokasi," ujarnya.

Kemudian, sambung Helfi, Polisi melakukan pencarian di rumah pelaku. Ternyata, pelaku ditemukan sudah terbaring di kamarnya dengan bersimbah darah.

Diduga, setelah menusuk korbannya, pelaku langsung bunuh diri menggunakan sebilah pisau miliknya.

"Anggota yang turun ke lokasi dan melakukan pencarian di rumahnya (pelaku) didampingi istrinya Sorta Boru Nababan dengan posisi pisau masih tertancap di dada kirinya," sebut Helfi.

Dia menjelaskan, Polisi yang sudah tiba dilokasi kemudian, membawa pelaku ke Rumah Sakit Umum (RSU) Pandan untuk dilakukan autopsi. Sedangkan korbannya langsung dirawat di rumah orangtuanya.

"Motif penusukan itu, kemungkinan karena sakit hati. Sebab tiga hari sebelum kejadian itu, korban memecat pelaku sebagai sopir antar barang di toko miliknya," jelasnya.

Sementara Sorta Boru Nababan istri pelaku tidak mengetahui suaminya nekat menusuk korban dengan sebilah pahat. "Memang, setelah dia (Emerson) dipecat, dia seperti linglung dan banyak merenung," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
54 menit yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
1 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
3 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
4 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
4 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
5 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved