Waspadai Hewan Kurban Tak Layak

Sabtu, 12 September 2015 - 10:38 WIB
Waspadai Hewan Kurban...
Waspadai Hewan Kurban Tak Layak
A A A
KARANGANYAR - Tingginya permintaan jelang Idul Adha ditengarai dimanfaatkan pedagang nakal untuk memasok hewan kurban tidak layak konsumsi.

Karena itu, Dinas Per - ikan an dan Peternakan (Dis - nak kan) Kabupaten Ka rang - anyar meminta masyarakat me - waspadai ternak sapi maupun kambing yang dijual tanpa di - sertai surat keterangan sehat. Kepala Disnakkan Ka rang - anyar Sumijarto menyatakan, masyarakat yang hendak membeli hewan kurban harus teliti saat membeli ternak dari pedagang. Dia meminta agar calon pembeli memperhatikan usia, kesehatan, dan asal-muasal sa - pi atau kambing tersebut.

Hal tersebut penting karena diduga banyak peternak nakal yang melakukan berbagai upaya untuk mengelabui pembeli. Dia mencontohkan, banyak pedagang yang menanggalkan paksa gigi hewan kurban. Hal ini dilakukan agar ternak tersebut terkesan sudah cukup umur untuk disembelih. Selain itu, ada pedagang yang nekat menjual sapi atau kam bing yang kesehatannya ti - dak terjaga.

Hewan yang dijual terkena penyakit cacing hati atau penyakit lainnya. Untuk orang awam memang sulit mendeteksi, tapi ada ciri-ciri tertentu jika hewan yang dijual itu tidak sehat dan masyarakat ha - rus jeli saat memilihnya. “Kalau ada yang sakit cacing hati, biasanya bulu-bulunya ber - diri dan tidak mulus. Namun untuk mengetahui kondisi itu, masyarakat harus jeli. Minimal hewan kurban yang dibeli harus dilengkapi sertifikat kesehat - an,” tandas Sumijarto kemarin.

Selain itu, Sumijarto juga mengingatkan masyarakat un - tuk mewaspadai penyakit an - traks yang menyerang hewan kurban. Guna mengantisipasi hal tersebut, pihaknya menerjunkan lima dokter serta pu luhan petugas untuk mengawasi hewan kurban yang dijual di Ka - ranganyar. Pengawasan ke tat ini mulai dilakukan dua pe kan menjelang Idul Adha.

Arief setiadi
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
41 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved