Polda Metro Sebar Polisi Preman di Lokasi Penembakan
Jum'at, 11 September 2015 - 14:08 WIB
Polda Metro Sebar Polisi Preman di Lokasi Penembakan
A
A
A
JAKARTA - Untuk mengantisipasi penembakan yang terjadi di Kantor Kementerian ESDM, Polda Metro Jaya menyebar sejumlah polisi berpakaian preman. Mengenai motif penembakan, hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Kombes Mohammad Iqbal mengatakan, soal motif penembakan, tim juga tengah menganalisa beberapa kemungkinan, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan atau teror.
"Semua motif memungkinkan. Apakah itu sengaja, ada unsur apa di balik semua ini. Tim Polda Metro Jaya di back up Mabes Polri untuk mengungkap kasus ini," katanya. (Baca: Ruang Staf Khusus Kementerian ESDM Jadi Sasaran Tembak)
Sementara, pihak kepolisian melakukan antisipasi dengan menempatkan personel berpakaian preman di beberapa titik di lokasi penembakan. "Penjagaan ada, tetapi tidak banyak, karena kita tidak ingin menimbulkan ‎kekhawatiran," jelas Iqbal.
Dia menegaskan, penjagaan dilakukan secara tertutup dengan mengerahkan sejumlah polisi reserse berpakaian preman. (Baca juga: Foto Diduga Penembak Kantor Menteri ESDM Beredar)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Tito Karnavian sendiri menduga, penembak menggunakan senjata api rakitan. Pelaku menembah dari arah flyover Casablanca yang berjarak sekitar 40 meter dengan gedung ESDM.
"Masih dianalisa pelurunya, kita tunggu hasil puslabfor nanti," tukasnya.
PILIHAN:
Ahok Tanggapi Enteng Kritikan FPI Soal Kurban
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Kombes Mohammad Iqbal mengatakan, soal motif penembakan, tim juga tengah menganalisa beberapa kemungkinan, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan atau teror.
"Semua motif memungkinkan. Apakah itu sengaja, ada unsur apa di balik semua ini. Tim Polda Metro Jaya di back up Mabes Polri untuk mengungkap kasus ini," katanya. (Baca: Ruang Staf Khusus Kementerian ESDM Jadi Sasaran Tembak)
Sementara, pihak kepolisian melakukan antisipasi dengan menempatkan personel berpakaian preman di beberapa titik di lokasi penembakan. "Penjagaan ada, tetapi tidak banyak, karena kita tidak ingin menimbulkan ‎kekhawatiran," jelas Iqbal.
Dia menegaskan, penjagaan dilakukan secara tertutup dengan mengerahkan sejumlah polisi reserse berpakaian preman. (Baca juga: Foto Diduga Penembak Kantor Menteri ESDM Beredar)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Tito Karnavian sendiri menduga, penembak menggunakan senjata api rakitan. Pelaku menembah dari arah flyover Casablanca yang berjarak sekitar 40 meter dengan gedung ESDM.
"Masih dianalisa pelurunya, kita tunggu hasil puslabfor nanti," tukasnya.
PILIHAN:
Ahok Tanggapi Enteng Kritikan FPI Soal Kurban
(ysw)