Ratusan Buruh SP KEP Bawa Tujuh Tuntutan ke Jakarta
Selasa, 01 September 2015 - 10:19 WIB
Ratusan Buruh SP KEP Bawa Tujuh Tuntutan ke Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Ratusan buruh dari Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan (SP KEP) Depok ikut menyuarakan aspirasinya di Jakarta. Massa berangkat dari depan Gedung Ex Ramayana Jalan Raya Bogor KM 35 Cimanggis, Depok, menuju Jakarta.
Mereka menggunakan dua unit Bus Pariwisata B 7032 WGA dan B 7037 WGA. Koordinator Aksi, Rasti menegaskan para buruh membawaa tujuh tuntutan.
"Tuntutan kami banyak hapuskan Kepmenperin No 466 Tahun 2014 Tentang objek vital Nasional sektor Industri beberapa peraturan yang berkaitan dengan OVNI. Tolak Permenaker No.27 Tahun 2014 Tentang Outsourcing (hapuskan outsourcing)," ungkapnya di Depok, Selasa (1/9/2015).
Rasti menambahkan, massa juga meminta pemerintah menaikan upah mininum (UPM) setiap tahun dan tolak pelaksanaan penerapan kenaikan upah per 5 tahun. Mereka juga meminta UU Pembantu Rumah Tangga disahkan.
"Revisi UU PPHI. Revisi PP 46 Tentang JHT. Tolak Kriminalisasi gerakan buruh. Turunkan harga tarif dasar listrik," tandasnya.
Mereka menuju patung kuda Monas langsung menuju Istana Negara. Para buruh juga membawa atribut dan poster sambil berorasi.
PILIHAN:
Ahok Ultimatum Pendemo, Stop Rusak Taman
Mereka menggunakan dua unit Bus Pariwisata B 7032 WGA dan B 7037 WGA. Koordinator Aksi, Rasti menegaskan para buruh membawaa tujuh tuntutan.
"Tuntutan kami banyak hapuskan Kepmenperin No 466 Tahun 2014 Tentang objek vital Nasional sektor Industri beberapa peraturan yang berkaitan dengan OVNI. Tolak Permenaker No.27 Tahun 2014 Tentang Outsourcing (hapuskan outsourcing)," ungkapnya di Depok, Selasa (1/9/2015).
Rasti menambahkan, massa juga meminta pemerintah menaikan upah mininum (UPM) setiap tahun dan tolak pelaksanaan penerapan kenaikan upah per 5 tahun. Mereka juga meminta UU Pembantu Rumah Tangga disahkan.
"Revisi UU PPHI. Revisi PP 46 Tentang JHT. Tolak Kriminalisasi gerakan buruh. Turunkan harga tarif dasar listrik," tandasnya.
Mereka menuju patung kuda Monas langsung menuju Istana Negara. Para buruh juga membawa atribut dan poster sambil berorasi.
PILIHAN:
Ahok Ultimatum Pendemo, Stop Rusak Taman
(mhd)