PAN-Demokrat Akan Laporkan KPUD Surabaya ke Bawaslu-DKPP

Senin, 31 Agustus 2015 - 01:04 WIB
PAN-Demokrat Akan Laporkan...
PAN-Demokrat Akan Laporkan KPUD Surabaya ke Bawaslu-DKPP
A A A
JAKARTA - Anggota Tim Pilkada DPP PAN Yandri Susanto mengaku menghormati keputusan KPUD kota Surabaya yang tidak meloloskan pasangan calon (paslon) Rasiyo-Dhimam.

Karena, itu sudah menjadi tugas KPU untuk memverifikasi semua persyaratan dari seluruh calon, sebagaimana yang diatur dalam UU Pilkada dan PKPU Pilkada.

"Salah satu persyaratan itu kan surat rekomendasi dari partai politik. Dalam verifikasi yang dilakukan KPU itu tidak memenuhi syarat, itu kan ranah mereka," kata Yandri saat dihubungi SINDO, Minggu (30/8/2015).

Namun, lanjut Yandri, karena PAN yang telah memberikan rekomendasi kepada salah satu paslon yang dinyatakan tidak lolos verifikasi pada Pilwakot Surabaya, tentu DPP PAN akan mengambil langkah yang taktis dan strategis. Karena, PAN merasa sudah menjalankan mekanisme yang diatur dalam UU, dan telah sesuai dengan aturan di internal PAN sendiri.

"Kami merasa yang apa kami lakukan itu adalah benar apa adanya," ujar Sekretaris Fraksi PAN itu.

Menurut Yandri, saat ini DPP PAN sedang berkoordinasi dengan pengurus DPD dan DPW PAN di Surabaya dan Jawa Timur. Pihaknya akan mencari tahu yang sebenarnya terjadi dalam tahapan verifikasi itu, sehingga membuat paslon yang mereka usung tidak lolos.

PAN juga siap melaporkan KPUD Kota Surabaya jika terindikasi telah melakukan sesuatu yang telah merugikan PAN. "Mungkin kami akan melaporkannya ke Bawaslu dan Panwaslu bahwa ada hal yang merugikan PAN," tegasnya.

Hal Senada diungkapkan Anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf. Dia mengatakan, Demokrat akan mengadukan hal ini ke Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Karena, ini akan berdampak hilangnya kesempatan pilkada di Surabaya karena harus menunggu di tahun 2017.

Demokrat lewat Tim Pemenangan Pemilu dan Pilkada juga sedang berkomunikasi dengan PAN mengenai langkah yang akan ditempuh. "Saya belum update hasil pembicaraannya, yang jelas akan diputuskan bagaimana solusinya, atau apakah kita akan ikut KPU untuk diundur 2017 saja," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Debat Perdana, Paslon...
Debat Perdana, Paslon akan Adu Gagasan Soal Surabaya
Jagoan PDIP Dikepung...
Jagoan PDIP Dikepung di Pilkada Surabaya
Tarik Partisipasi Peserta,...
Tarik Partisipasi Peserta, KPU Surabaya Gelar Lomba Mural Pilwali Kota Surabaya
KPU Kota Surabaya Pindahkan...
KPU Kota Surabaya Pindahkan Lokasi Debat Kedua, Ini Alasannya
Terobosan Mujiaman Bantu...
Terobosan Mujiaman Bantu Warga yang Kesulitan Air
Pilkada Surabaya, Machfud...
Pilkada Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman Unggul 51,7 Persen
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
1 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
1 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
1 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
1 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
2 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved