Pengamat: Program Magang di Kantor Ahok Sarat Kepentingan Politik

Jum'at, 28 Agustus 2015 - 19:16 WIB
Pengamat: Program Magang...
Pengamat: Program Magang di Kantor Ahok Sarat Kepentingan Politik
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diminta tidak memanfaatkan Balai Kota DKI untuk kepentingan politik pribadi. Ini terkait dibukanya program magang untuk anak-anak muda yang dibuka melalui situs ahok.org.

Pakar hukum dan kebijakan publik dari Universitas Islam Indonesia (UII) Masnur Marzuki mengingatkan, Ahok untuk tidak memanfaatkan Balai kota DKI untuk kepentingan politik pribadi.
"Program magang di kantor Gubernur untuk anak muda Jakarta yang digagas Ahok itu sebenarnya bagus. Tapi harus dipisahkan dari entitas kepentingan politik Ahok. Apalagi ini tahapan Pilkada DKI tak lama lagi akan bergulir," kata Masnur kepada Sindonews, Jumat (28/8/2015).

Direktur Jakarta Monitoring Network (JMN) itu menambahkan, memang ada kejanggalan dalam program magang di Balai Kota yang telah diumumkan ke publik. "Ahok selaku Gubernur harus jelaskan seterang-terangnya kenapa program magang itu pendaftarannya justru lebih massif disosialisasikan lewat situs ahok.org. Wajar muncul kecurigaan apakah itu program pribadi Ahok atau Pemprov DKI?" tambahhya.

Masnur menjelaskan, melalui sosial media TemanAhok dan barisan pendukung Ahok itu sedang gencar-gencarnya mengkampanyekan Ahok termasuk program magang di kantor Ahok. Melalui penelusuran di berbagai akun sosisal media dan website, program magang di kantor Gubernur ini sudah tersebar luas.

Uniknya, bagi peserta yang berminat mengikuti program ini digiring untuk mengunduh dokumen dari tautan: http://ahok.org/wp-content/uploads/2015/08/Program-Magang-Kantor-Gubernur-DKI.rar

"Saya kira untuk membuat ini clear perlu dilakukan audit yang transparan oleh lembaga yang berwenang. Selain itu, DPRD juga harusnya ikut awasi program ini apakah benar untuk kepentingan Pemprov DKI Jakarta atau kepentingan Ahok pribadi karena yang ditonjolkan justru Ahoknya ketimbang Balai Kota sebagai pusat Pemerintahan DKI. Ini amat janggal dan naif, jangan karena APBD disusun lewat Pergub, DPRD cuma diam saja," ucapnya.
(mhd,ars)
Berita Terkait
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Ahok Kebanjiran Pertanyaan...
Ahok Kebanjiran Pertanyaan Soal Apikasi Jangkau Besutannya
Kaesang soal Ahok Mundur...
Kaesang soal Ahok Mundur dari Komut: Dari TKN Banyak Kok
Berita Terkini
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
24 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
2 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
4 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
4 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
7 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved