Netralitas Polri Harga Mati di Pilkada Serentak

Kamis, 27 Agustus 2015 - 14:30 WIB
Netralitas Polri Harga...
Netralitas Polri Harga Mati di Pilkada Serentak
A A A
KENDAL - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Nur Ali menegaskan bahwa netralitas Polri dalam pilkada serentak 2015 adalah harga mati.

Bagi anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran pemilu akan diperiksa Propam dan akan disanksi sesuai besar-kecilnya pelanggaran.

"Dipastikan netral, karena netralitas Polri adalah harga mati," ujar Nur Ali usai pengecekan kesiapan pengamanan pemilihan bupati (Pilbup) Kendal 2015 di Mapolres Kendal, Kamis (27/8/2015).

Pihaknya sudah melakukan persiapan untuk menjamin netralitas Polri tersebut. Salah satunya dengan memastikan kerja Propam yang akan mendalami jika ada pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh anggota.

"Nanti akan didalami oleh Propam. Dari hasil penyelidikan baru diketahui sanksi apa yang akan diterimakan anggota yang melanggar," paparnya.

Selain itu, dalam memberikan pengamanan Pilkada serentak 2015 di Jawa Tengah, pihaknya menerjunkan 14.074 personil. Sedikitnya ada 21 kota/kabupaten di Jawa Tengah yang menggelar pesta demokrasi serentak tahun ini.

"Masing-masing Polres sudah melakukan pemetaan wilayah yang rawan konflik. Jadi, Polda hanya membackup," lanjutnya.

Terkait tindakan antisipasi terjadinya pengerahan massa dalam demonstrasi, Nur Ali menambahkan, pihaknya akan bekerja sesuai Protap.

"Semua sudah disiapkan, termasuk teknis antisipasi dan lain sebagainya sesuai dengan Protap," imbuhnya.

Sementara, Kapolres Kendal, AKBP Widi Atmoko menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan sedikitnya 520 personil untuk memberikan pengamanan Pemilihan Bupati (Pilbup) Kendal 2015.

Delapan diantaranya mengawal pasangan calon bupati-wakil bupati selama 24 jam penuh.

Pengamanan dilakukan mulai penetapan pasangan calon hingga pelantikan bupati nanti. Hal itu dilakukan guna keamanan sekalgus kesuksesan Pilbup tahun ini.

"Ada delapan personel yang kami tempatkan untuk mengawal dua pasangan. Masing-masing pasangan mendapatkan empat personel polisi yang sifatnya melekat," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Aiptu Maulana Yusuf...
Aiptu Maulana Yusuf Lulus Doktor dengan Predikat Cumlaude, Bukti Dedikasi dan Prestasi di Kepolisian
Diduga Dianiaya 6 Seniornya,...
Diduga Dianiaya 6 Seniornya, Bripda Rahmat Gazali Kini Terbaring di RSUD Ternate
Begini Lanjutan Kasus...
Begini Lanjutan Kasus Polisi Tembak Polisi di Bogor
Ratusan Anggota Polres...
Ratusan Anggota Polres Metro Bekasi Lakukan Tes Urine
Dari Balik Jeruji, Polisi...
Dari Balik Jeruji, Polisi Ini Ajarkan Tahanan Mengaji dan Sumbangkan Gaji untuk Bantu Warga
Polisi Air Ini Mengajar...
Polisi Air Ini Mengajar Ekstrakulikuler dan Mengaji gratis untuk Anak-anak Nelayan
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
1 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
1 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
3 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
5 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
5 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved