30% Kuota bagi Mahasiswa Tak Mampu

Rabu, 26 Agustus 2015 - 09:22 WIB
30% Kuota bagi Mahasiswa...
30% Kuota bagi Mahasiswa Tak Mampu
A A A
SEMARANG - Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Prof Yos Johan Utama menyatakan kampusnya pada penerimaan mahasiswa baru kali ini menerima 30% mahasiswa tidak mampu dari total kuota 10.230 mahasiswa baru.

Hal itu diungkapkan Yos di selasela upacara penerimaan mahasiswa baru di Kampus Undip Tembalang kemarin. “Sebelumnya Undip dengan tegas akan memberikan jaminan akan menerima 20% mahasiswa tidak mampu. Namun seiring berjalannya waktu, kita bahkan memberikan akses 30% bagi mahasiswa yang berasa dari kalangan tidak mampu secara ekonomi,” katanya.

Para mahasiswa asal keluarga tidak mampu tersebut diterima di Undip melalui akses beasiswa Bidikmisi serta penetapan uang kuliah tunggal (UKT) dengan jumlah yang meringankan. Masing-masing melalui kelompok UKT 1 dan 2. “Undip adalah kampus rakyat. Sehingga yang kuliah di sini tidak hanya mampu secara ekonomi, tapi juga bagi mereka yang tidak mampu secara ekonomi bisa kuliah di sini,” papar Yos.

Dia juga memaparkan Undip merupakan miniaturnya Indonesia karena diisi oleh mahasiswa dari berbagai provinsi. Di Undip tidak diperbolehkan ada semangat kesukuan, melainkan semangat persatuan sesama rakyat Indonesia.

“Tidak ada semangat sukusukuan, mau suku Papua, Jawa, Batak, Bugis, dan lainnya semuanya jadi satu di Undip. Undip tidak hanya mencetak lulusan unggul, tapi juga insan yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Para mahasiswa di Undip juga kita dorong untuk mengikuti kegiatan kemahasiswaan agar dapat mengasah soft skill mereka. Soft skill sangat dibutuhkan ketika mereka sudah lulus kelak,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pembantu Rektor Bidang Akademik Undip Prof M Zaenuri menambahkan, dari total 10.230 mahasiswa baru itu, terdiri atas 151 mahasiswa program doktoral, 1.095 mahasiswa program magister, 7.072 mahasiswa program sarjana, dan 1.181 mahasiswa program diploma.

“Dari total mahasiswa baru yang diterima itu, di antaranya melalui SNMPTN, SBMPTN, Ujian Mandiri, Program Seleksi Siswa Berpotensi atau PSSB untuk Diploma III, UM Diploma III, dan seleksi berdasarkan jalur kerja sama dengan instansi lain. Sesuai dengan amanah Kemenristek Dikti, Undip juga menerima mahasiswa afirmasi yang berasal dari Papua; Papua Barat; dan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T),” paparnya.

Susilo himawan
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
53 menit yang lalu
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
4 jam yang lalu
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
14 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
14 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
15 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
16 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved