Tak Berdokumen Resmi, 2.952 Amunisi Gagal Dikirim ke Papua

Selasa, 25 Agustus 2015 - 14:46 WIB
Tak Berdokumen Resmi,...
Tak Berdokumen Resmi, 2.952 Amunisi Gagal Dikirim ke Papua
A A A
JAKARTA - Sebanyak 2.952 butir peluru berbagai ukuran yang akan dikirim ke Papua Jayapura mandek di Bandara Internasional Sokerno-Hatta (Soetta). Ribuan peluru yang gagal dikirim itu lantaran tidak disertai dokumen resmi.

"Karena kurang dokumen itu paket kami kembalikan ke Unit Sendak Polda Metro Jaya, barang akan kembali dikirim jika persyaratannya telah terpenuhi," kata Kapolres Metro Bandara Soetta Kombes Pol CH Patoppi di Tangerang, Selasa (25/8/2015).

Patoppi menambahkan, ribuan amunisi itu dikirim melalui kargo. Menurutnya, paket amunisi milik Satuan Brimob Polda Papua itu dikirim melalui jalur protokol Cendrawasih TNI menggunakan Pesawat GA 656 pukul 23.30 WIB, pada Senin 24 Agustus 2015.

"Namun, karena pengirimannya melalui kargo ada prosedurnya," pungkas Patoppi.

Berdasarkan informasi, pengiriman amunisi ini terendus ketika karyawan PT Dima Cargo Kunciran Tangerang bernama M Sumadi mengurus pengiriman amunisi itu di kargo Bandara Soetta.

Pengiriman ini atas perintah seorang petugas bernama Komeng alias Komarudin (Protokol Cendrawasih TNI). Amunisi tersebut rencana akan diterima oleh anggota Polda Papua Barat pukul 13.00 WIB.

Dua petugas polisi yang bertugas menanyakan dokumen pengiriman amunisi kepada Sumadi yang sedang melakukan packing amunisi tersebut untuk dikirim ke Jayapura.

Namun, Sumadi tidak dapat menunjukkannya. Selanjutnya, Sumadi digelandang ke Satuan Intelijen Keamanan (Intelkam) Polres Bandara Soekarno-Hatta untuk diperiksa.

Paket amunisi terdiri:
1. Kaliber 38 SP: 575 butir
2. Kaliber 7.62 x 51mm: 1000 butir
3. Kaliber 9 x 19 mm: 500 butir
4. Kaliber 5.56 x 45 mm: 877 butir itu diduga tidak memiliki dokumen amunisi dari kesatuan.

PILIHAN:

Tragedi Ledakan Gudang Amunisi TNI 1984 & 2014


Ini Kronologi Meledaknya Gudang Amunisi TNI AL
(mhd)
Berita Terkait
Propam Gelar Pemeriksaan...
Propam Gelar Pemeriksaan Senjata Api Polisi di Polres Tegal
Pemusnahan 432 Puncuk...
Pemusnahan 432 Puncuk Senjata Api Rakitan Hasil Operasi Senpi di Sumsel
Polda Sumsel Musnahkan...
Polda Sumsel Musnahkan 532 Senjata Api Rakitan Laras Panjang dan Pendek
Jadi Perakit Senjata...
Jadi Perakit Senjata Api Sejak 2014 Tahun, Sabtudin Baru Ditangkap
Kesal Selalu Campuri...
Kesal Selalu Campuri Urusan Rumah Tangganya, Menantu Letuskan Senpi ke Mertua
Rakit Senpi Ilegal,...
Rakit Senpi Ilegal, Guru SMP Swasta di Malang Diamankan Polda Jatim
Berita Terkini
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
10 menit yang lalu
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
25 menit yang lalu
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
36 menit yang lalu
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
1 jam yang lalu
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
1 jam yang lalu
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
1 jam yang lalu
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved