400 Atlet Bersaing Di Pomsu 2015
Selasa, 25 Agustus 2015 - 09:40 WIB
400 Atlet Bersaing Di Pomsu 2015
A
A
A
MEDAN - Sebanyak 400 atlet mahasiswa dari 25 perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumatera Utara mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Sumut (Pomsu) 2015.
Pomsu 2015 menjadi ajang seleksi atlet mahasiswa untuk tampil di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2015 di Aceh, November mendatang. Ketua Umum Pengprov Badan Pembina Olahraga Mahasiswa (Bapomi) Sumut Agussani menuturkan, Bapomi Sumut membidik 4 besar Pomnas 2015.
“Pada Pomnas 2011 di Batam, Sumut finis di 4 besar. Karena itu, mari kita satukan tekad untuk kembali duduk di posisi 4 besar pada Pomnas di Banda Aceh November mendatang,” ujar Agussani, saat pembukaan Pomsu 2015 di Stikes Deli Husada, Delitua, kemarin.
Di hadapan perwakilan Kopertis, Hariyanto, PR III USU Raja Bungsu Hutagalung, pimpinan Yayasan Deli Husada NS Selamat Ginting MKes, PR III UMSU Arifin Gultom, Direktur RSU Sembiring, dan para undangan lainnya, Agussani mengatakan, peluang Sumut masuk papan atas di Pomnas cukup terbuka.
Atlet-atlet mahasiswa Sumut cukup diperhitungkan di tingkat nasional, bahkan beberapa di antaranya tergabung di Pelatnas. Agussani, yang juga Rektor UMSU, optimistis jika ketentuan PB Pomnas nanti mengizinkan atlet Pelatnas tampil bertanding, harapan Bapomi Sumut untuk kembali menempati peringkat atas sangat terbuka. Namun, kalaupun hal tersebut tidak boleh bertanding, materi atlet level dua yang ada sekarang ini juga cukup menjanjikan.
“Keinginan Bapomi Sumut sesungguhnya tidak hanya mengejar prestasi di Pomnas, tapi turut mendukung peningkatan prestasi olahraga Sumut secara keseluruhan bahkan Indonesia. Alhamdulillah, atlet mahasiswa Sumut Juwita Niza Wazni, yang juga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, berhasil menyumbangkan medali emas cabor wushu untuk Indonesia pada Asian Games di Incheon Korea Selatan tahun 2014.
Prestasi sangat menggembirakan kita semua,” paparnya. Agussani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi di Sumut yang tetap komit menyinergikan program pendidikan dan olahraga. Alhasil, Pomsu 2015 digelar sesuai rencana. “Kami bangun Bapomi dari dalam.
Kondisi yang sangat kondusif dan saling membangun seperti sekarang ini harus kami pertahankan,” ujarnya. Dia berpesan kepada 400 atlet peserta Pomsu 2015 agar menjunjung tinggi sportivitas. Pasalnya, lanjutnya, event ini juga ajang silaturahmi bagi sesama insan perguruan tinggi.
Hal senada dikemukakan Hariyanto mewakili Kepala Kopertis, para atlet harus menjunjung tinggi sportivitas. “Raihlah gelar juara tanpa ada lawan yang cedera,” ujarnya. Ketua Panpel Hasrul Azwar mengatakan, Pomsu mempertandingkan lima cabor, yakni bola basket digelar di GOR Lanud Polonia, bola voli (GOR USU), Catur (Stikes Deli Husada), Karate (Polmed), dan tenis meja (Stikes Deli Husada).
Haris Dasril
Pomsu 2015 menjadi ajang seleksi atlet mahasiswa untuk tampil di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2015 di Aceh, November mendatang. Ketua Umum Pengprov Badan Pembina Olahraga Mahasiswa (Bapomi) Sumut Agussani menuturkan, Bapomi Sumut membidik 4 besar Pomnas 2015.
“Pada Pomnas 2011 di Batam, Sumut finis di 4 besar. Karena itu, mari kita satukan tekad untuk kembali duduk di posisi 4 besar pada Pomnas di Banda Aceh November mendatang,” ujar Agussani, saat pembukaan Pomsu 2015 di Stikes Deli Husada, Delitua, kemarin.
Di hadapan perwakilan Kopertis, Hariyanto, PR III USU Raja Bungsu Hutagalung, pimpinan Yayasan Deli Husada NS Selamat Ginting MKes, PR III UMSU Arifin Gultom, Direktur RSU Sembiring, dan para undangan lainnya, Agussani mengatakan, peluang Sumut masuk papan atas di Pomnas cukup terbuka.
Atlet-atlet mahasiswa Sumut cukup diperhitungkan di tingkat nasional, bahkan beberapa di antaranya tergabung di Pelatnas. Agussani, yang juga Rektor UMSU, optimistis jika ketentuan PB Pomnas nanti mengizinkan atlet Pelatnas tampil bertanding, harapan Bapomi Sumut untuk kembali menempati peringkat atas sangat terbuka. Namun, kalaupun hal tersebut tidak boleh bertanding, materi atlet level dua yang ada sekarang ini juga cukup menjanjikan.
“Keinginan Bapomi Sumut sesungguhnya tidak hanya mengejar prestasi di Pomnas, tapi turut mendukung peningkatan prestasi olahraga Sumut secara keseluruhan bahkan Indonesia. Alhamdulillah, atlet mahasiswa Sumut Juwita Niza Wazni, yang juga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, berhasil menyumbangkan medali emas cabor wushu untuk Indonesia pada Asian Games di Incheon Korea Selatan tahun 2014.
Prestasi sangat menggembirakan kita semua,” paparnya. Agussani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi di Sumut yang tetap komit menyinergikan program pendidikan dan olahraga. Alhasil, Pomsu 2015 digelar sesuai rencana. “Kami bangun Bapomi dari dalam.
Kondisi yang sangat kondusif dan saling membangun seperti sekarang ini harus kami pertahankan,” ujarnya. Dia berpesan kepada 400 atlet peserta Pomsu 2015 agar menjunjung tinggi sportivitas. Pasalnya, lanjutnya, event ini juga ajang silaturahmi bagi sesama insan perguruan tinggi.
Hal senada dikemukakan Hariyanto mewakili Kepala Kopertis, para atlet harus menjunjung tinggi sportivitas. “Raihlah gelar juara tanpa ada lawan yang cedera,” ujarnya. Ketua Panpel Hasrul Azwar mengatakan, Pomsu mempertandingkan lima cabor, yakni bola basket digelar di GOR Lanud Polonia, bola voli (GOR USU), Catur (Stikes Deli Husada), Karate (Polmed), dan tenis meja (Stikes Deli Husada).
Haris Dasril
(ftr)