Intel Kodam Amankan 7 Ton Pupuk Ilegal

Sabtu, 22 Agustus 2015 - 10:20 WIB
Intel Kodam Amankan...
Intel Kodam Amankan 7 Ton Pupuk Ilegal
A A A
MEDAN - Detasemen Intelijen Komando Daerah Militer (Kodam) I/ Bukit Barisan (Deninteldam I/BB) mengamankan 7 ton pupuk ilegal dari gudang padi di Kelurahan Bandar Tinggi, Kabupaten Batubara, milik Acun, Kamis (20/8).

Kepala Penerangan Kodam I/BB Kolonel (Inf) Enoh Solehuddin mengatakan, sebanyak 7 ton pupuk ilegal yang diamankan merupakan pupuk bersubsidi jenis ZA. Namun, pupuk tersebut diubah menjadi nonsubsidi dengan jenis pupuk KCL. “Tulisan di karung pupuk diganti dengan tulisan karung nonsubsidi,” kata Kolonel (Inf) Enoh dalam konferensi pers di Markas Komando (Mako) Deninteldam I/BB, Jalan Gaperta, Medan, Jumat (21/8).

Dijelaskan Enoh, selain barang bukti 7 ton pupuk ilegal, pihaknya juga mengamankan tujuh orang, yakni, Agus Salim, 44, warga Kabupaten Simalungun, sebagai pemilik barang; Rudi Hartono, 23, warga Bandar Masilam, Kabupaten Batubara, kuli angkut pupuk; Subuhi, 33, warga Bandar Masilam, Kabupaten Batubara, sebagaisopir; danSujono, 42, warga Dolok Manampang, Kabupaten Serdangbedagai, sebagai agen pupuk ilegal.

Kemudian Susandi, 28, warga Dusun Harapan Jaya, Talawi, Kabupaten Batubara, sebagai calo pupuk ilegal; Muda, 37, warga Desa Syahbandar, Kabupaten Batubara, sebagai kuli angkut pupuk; dan Firmansyah, 21, warga Bandar Masilam, Kabupaten Batubara, sebagai kuli angkut. “Sementara saudara Acun sebagai pemilik gudang pupuk ilegal melarikan diri.

Kami akan terus mengejar Acun karena dia diduga sebagai dalangnya,” kata Kolonel (Inf) Enoh. Tim Deninteldam I/BB, kata Enoh, juga turut mengamankan delapan telepon genggam yang diduga digunakan sebagai alat transaksi, satu unit truk Colt Diesel dengan nomor polisi BK 8566 XT, dan satu unit Suzuki Swift dengan nomor polisi BK 1876 QN. Kemudian satu unit softgun sertaenambuahamunisinya dan satu buah gas softgun.

“Ini merupakan atensi dari Pangdam I/BB untuk memberantas peredaran pupuk ilegal, khususnya di wilayah Sumut. Karena pupuk ilegal ini sangat menyusahkan petani di tengah- tengah program pemerintah yang ingin melakukan swasembada pangan,” ujarnya. Lebih jauh Kapendam I/BB mengatakan, penggerebekan gudang pupuk ilegal di Kabupaten Batubara tersebut berawal dari laporan masyarakat.

Warga mencurigai di gudang itu ada aktivitas pengoplosan pupuk bersubsidi dari pupuk ZA diganti kulit/karung menjadi KCL. Setelah mendapat informasi dari masyarakat tersebut, kata Enoh, tim Intelijen Kodam I/BB pun berangkat ke Kabupaten Batubara untuk menyelidiki. Sekitar pukul 20.15 WIB, Kamis (20/8), tim langsung memasuki gudang milik Acun tersebut.

“Ketika tim ini masuk, ditemukan para pelaku ini sedang memuat pupuk tersebut ke dalam truk. Setelah diinterogasi, mereka mengaku pupuk itu hendak dibawa ke Pekanbaru,” katanya. Ketujuh orang tersebut saat ini diamankan di Mako Deninteldam I/BB. Setelah didata dan dimintai keterangan, ketujuhnya akan diserahkan ke petugas kepolisian.

Agus Salim, pemilik barang, mengatakan, pupuk tersebut memang sengaja mereka oplos. Namun menurutnya, Acun merupakan pemilik bisnis haram itu. Pupuk itu, kata Agus, sebelum dioplos harganya sekitar Rp80.000 per karung. Setelah dioplos menjadi pupuk KCL harganya akan mereka jual menjadi Rp270.000 per karung.

Bisnis ilegal dengan untung berlipat itu sudah mereka lakukan mulai sekitar enam bulan lalu. “Dijual kemana saja yang meminta, ke daerah-daerah di Sumut sampai keluar Sumut. Ini (barang bukti 7 ton) rencananya mau jual ke perkebunan di Pekanbaru,” kata Agus.

Panggabean hasibuan
(bbg)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
10 menit yang lalu
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
58 menit yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
1 jam yang lalu
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
1 jam yang lalu
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
1 jam yang lalu
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
1 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved