Sungai Lematang Tercemar E-Coli ?

Kamis, 20 Agustus 2015 - 09:12 WIB
Sungai Lematang Tercemar...
Sungai Lematang Tercemar E-Coli ?
A A A
MUARAENIM - Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Muaraenim hingga kini belum melakukan pemeriksaan pada air Sungai Lematang, terkait hasil pemeriksaan pihak Dinkes Kabupaten Lahat beberapa waktu lalu.

Kepala BLHD Muaraenim, Zul karnain Bahtiar, saat di konfirmasi, belum mengetahui mengenai informasi pencemaran Sungai Lematang di wilayah Lahat oleh pihak Pemkab Lahat. “Kita belum tahu informasi itu dan kita belum melakukan pengecekan kondisinya, apakah meng andung bakteri E- Coli diatas ambang batas wajar atau tidak,” ujarnya kemarin.

Zulkarnain meng ungkapkan, jika memang Pemkab Lahat sudah melakukan pemeriksaan dan sudah mengeluarkan pernyataan, jika bakteri E-Coli sudah mencemari Sungai Lematang diatas ambang batas, maka pihaknya segera melakukan pemeriksaan dan mengambil sampel air, untuk diperiksa di laboratorium. “Jika tingkat pencemaran sudah tinggi, akan sangat mem bahayakan masyarakat, yang menggunakan air untuk mandi dan terlebih untuk konsumsi,” ungkapnya.

Kemudian, sambung Zulkarnain, kalaupun ada pen cemaran bakteri E-Coli, maka kemungkinan terbesar berada di bagian hulu muara Sungai Enim. Karena tepat di tengah kota Muaraenim, ada muara yang menemukan hilir Sungai Enim dengan Sungai Lematang. Meski demikian, pihaknya akan meng ambil sampel di bagian hulu dan hilir muara Sungai Enim.

“Untuk Sungai Enim kemungkinan pence maran bakteri itu sangat sedikit. Karena sungainya tidak terlalu panjang dan bagian hulunya ada di kawasan perbukitan wilayah Semende,” sambungnya. Zulkarnain memaparkan, di Kecamatan Muaraenim sendiri, masih banyak warga yang menggunakan air Sungai Lematang, untuk kegiatan sanitasi.

eperti Desa Muara Lawai, Tanjung Jat, Lubuk Ampelas serta Kepur. Satu desa yang berada dipinggir Sungai Lematang dan berada di bagian hulu muara Sungai Enim adalah TanjungJati. Kepala Desa (Kades) Tanjung Jati, Den Ali, saat dikonfirmasi, membenarkan hampir sebagian warganya masih mengandalkan air Sungai Lematang, untuk mandi dan mencuci, bahkan untuk dikonsumsi.

Dengan adanya informasi pencemaran bakteri EColi dibagian hulu sungai khususnya wilayah Lahat, mereka mendesak pemerintah segera lakukan pengecekan dan pemeriksaan. “Ya agar masyarakat tahu kondisi air sungai itu. Kasihan warga, karena mereka banyak yang tidak tah. Apalagi yang masih mengkonsumsi air dari sungai tersebut,” tandasnya.

Irhamudin sp
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Ganjar-Mahfud Komitmen...
Ganjar-Mahfud Komitmen Lewat E-Budgeting dan E-Planning
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved