Bantu Evakuasi, Trigana Air Terjunkan Tiga Pesawat
Selasa, 18 Agustus 2015 - 17:45 WIB
Bantu Evakuasi, Trigana Air Terjunkan Tiga Pesawat
A
A
A
JAKARTA - Guna membantu proses evakuasi pesawat Trigana Air yang jatuh di Oksibil, Papua, Maskapai Trigana Air menyiapkan tiga pesawat. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Trigana Air Benny Sumaryanto.
"Pesawat sudah kami siapkan, di mana ada tiga yang berangkat. Kami juga terus kerjasama dengan Tim SAR dan lainnya," ujar Benny, di kantornya, kepada wartawan, Selasa (18/8/2015).
Benny menjelaskan, dari Lanud Sentani, selanjutnya proses evakuasi korban dibawa ke RS Polri Jayapura dengan menggunakan pesawat milik Trigana Air. Kemudian dari sana maskapai akan membawa lima kru pesawat nahas tersebut menuju Jakarta.
"Trigana Air yang dibawa ke Jakarta, nantinya pakai pesawat kami jenis Boeing 737. Kemudian dari sana (Jakarta), selanjutnya dibawa ke daerah lain, seperti Semarang dan Tangerang," tambahnya.
Benny menegaskan, pihaknya bertanggung jawab penuh menangani korban musibah pesawat jatuh tersebut. "Saya sudah dibriefing sama beliau (Menhub), kami tanggung jawab kok, dan kami juga sudah optimum," tutupnya.
Sekadar informasi, sebelumnya pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan IL-257 mengalami hilang kontak di wilayah Oksibili, Papua, Minggu 16 Agustus 2015. Pesawat jenis ATR 42 PK YRN itu menempuh rute Jayapura (DJJ)-Oksibili (OKS).
"Pesawat sudah kami siapkan, di mana ada tiga yang berangkat. Kami juga terus kerjasama dengan Tim SAR dan lainnya," ujar Benny, di kantornya, kepada wartawan, Selasa (18/8/2015).
Benny menjelaskan, dari Lanud Sentani, selanjutnya proses evakuasi korban dibawa ke RS Polri Jayapura dengan menggunakan pesawat milik Trigana Air. Kemudian dari sana maskapai akan membawa lima kru pesawat nahas tersebut menuju Jakarta.
"Trigana Air yang dibawa ke Jakarta, nantinya pakai pesawat kami jenis Boeing 737. Kemudian dari sana (Jakarta), selanjutnya dibawa ke daerah lain, seperti Semarang dan Tangerang," tambahnya.
Benny menegaskan, pihaknya bertanggung jawab penuh menangani korban musibah pesawat jatuh tersebut. "Saya sudah dibriefing sama beliau (Menhub), kami tanggung jawab kok, dan kami juga sudah optimum," tutupnya.
Sekadar informasi, sebelumnya pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan IL-257 mengalami hilang kontak di wilayah Oksibili, Papua, Minggu 16 Agustus 2015. Pesawat jenis ATR 42 PK YRN itu menempuh rute Jayapura (DJJ)-Oksibili (OKS).
(san)