Dicekoki di Tempat Dugem, ABG Diperkosa 3 Pemuda
Sabtu, 15 Agustus 2015 - 11:26 WIB
Dicekoki di Tempat Dugem, ABG Diperkosa 3 Pemuda
A
A
A
JAKARTA - Berniat bersenang-senang di sebuah tempat hiburan malam di Jakarta Selatan, seorang ABG berinisial TD (16) justru diperkosa tiga pemuda. Sebelumnya, korban dicekoki minuman keras hingga tak sadarkan diri dan digilir oleh ketiga pemuda tersebut.
"Kami sudah menangkap dua tersangka pemerkosa seorang remaja 16 tahun berinisial TD. Penyidik juga sudah melakukan penahanan terhadap Budi dan Medi," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Khrisna Murti ketika dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (14/8/2015).
Selain Budi dan Medi, tuturnya, terdapat tersangka lainnya bernama Ali. Sayangnya, sebelum tertangkap Ali sudah berlayar ke luar negeri.
Krishna mengungkapkan, pemerkosaan TD terungkap setelah korban merasa sakit pada kemaluannya ketika hendak buang air kecil pada 16 November 2014. Menurut ingatan TD, sehari sebelumnya, 15 November 2014, ia diajak keluar bersama empat teman perempuannya untuk senang-senang. Tempat hiburan malam di Jakarta Selatan.
"Di situ, ia bertemu dengan Budi alias Bojer. Budi mengajak TD ke meja yang dipesan lalu mengenalkannya dengan Ali dan Medi," terangnya.
Usai berkenalan, kata Khrisna, pelaku kemudian mengajak TD minum-minuman keras. Salah satu pelaku, Budi bahkan berulangkali mencekoki korban dengan Tequila hingga tak sadarkan diri.
"Begitu tak sadar, Budi membawa TD ke mobil Toyota Avanza B 1536 FMI yang ditumpanginya," jelasnya.
Saat kendaraan keluar dari tempat dugem itu, Ali melakukan pemerkosaan terhadap TD di dalam mobil sepanjang perjalanan. Setelah itu, Medi juga ikut melakukan pemerkosaan. Adapun Budi menjadi sopir selama pemerkosaan berlangsung.
Tak puas sampai di situ, ketiga pelaku kemudian membawa korban ke Hotel Mega Matra Jakarta Timur dan memesan kamar nomor 114 atas nama Budi. Disini, mereka kembali menggilir ABG yang sedang tidak sadarkan diri tersebut.
"Kami sudah menangkap dua tersangka pemerkosa seorang remaja 16 tahun berinisial TD. Penyidik juga sudah melakukan penahanan terhadap Budi dan Medi," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Khrisna Murti ketika dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (14/8/2015).
Selain Budi dan Medi, tuturnya, terdapat tersangka lainnya bernama Ali. Sayangnya, sebelum tertangkap Ali sudah berlayar ke luar negeri.
Krishna mengungkapkan, pemerkosaan TD terungkap setelah korban merasa sakit pada kemaluannya ketika hendak buang air kecil pada 16 November 2014. Menurut ingatan TD, sehari sebelumnya, 15 November 2014, ia diajak keluar bersama empat teman perempuannya untuk senang-senang. Tempat hiburan malam di Jakarta Selatan.
"Di situ, ia bertemu dengan Budi alias Bojer. Budi mengajak TD ke meja yang dipesan lalu mengenalkannya dengan Ali dan Medi," terangnya.
Usai berkenalan, kata Khrisna, pelaku kemudian mengajak TD minum-minuman keras. Salah satu pelaku, Budi bahkan berulangkali mencekoki korban dengan Tequila hingga tak sadarkan diri.
"Begitu tak sadar, Budi membawa TD ke mobil Toyota Avanza B 1536 FMI yang ditumpanginya," jelasnya.
Saat kendaraan keluar dari tempat dugem itu, Ali melakukan pemerkosaan terhadap TD di dalam mobil sepanjang perjalanan. Setelah itu, Medi juga ikut melakukan pemerkosaan. Adapun Budi menjadi sopir selama pemerkosaan berlangsung.
Tak puas sampai di situ, ketiga pelaku kemudian membawa korban ke Hotel Mega Matra Jakarta Timur dan memesan kamar nomor 114 atas nama Budi. Disini, mereka kembali menggilir ABG yang sedang tidak sadarkan diri tersebut.
(ysw)