Hidupi Dua Istri, Pensiunan TNI Tipu Warga Bermodus Sumbangan
Rabu, 05 Agustus 2015 - 23:00 WIB
Hidupi Dua Istri, Pensiunan TNI Tipu Warga Bermodus Sumbangan
A
A
A
TEGAL - Demi untuk menghidupi dua istrinya, seorang pensiunan TNI nekat melakukan aksi penipuan dengan modus meminta sumbangan fiktif pembangunan Musala.
Aksinya terbongkar saat bermaksud meminta sumbangan kepada salah seorang warga di wilayah Sumurpanggang, Kota Tegal Selasa 4 Agustus 2015 malam.
Dengan berseragam tentara berpangkat Pembantu Letnan Dua (Pelda), pelaku bernama Budi Purwanto, warga Desa Pangkah, Kabupaten Tegal itu mengaku berasal dari Koramil Jatibarang, Brebes dan bermaksud meminta sumbangan pembangunan Musala di lingkungan Markas Koramil.
Salah seorang warga yang mengenali dan curiga kemudian melaporkannya ke Koramil Sumurpanggang. Kemudian bersama anggota Koramil, warga mendatangi pelaku.
Saat diinterogasi di Markas Koramil, pelaku diketahui hanyalah pensiunan tentara dengan pangkat terakhir serka.
Saat dikonfirmasi, Koramil Jatibarang juga tidak sedang melakukan pembangunan Musala dan tidak pernah mengutus anggotanya untuk meminta sumbangan.
Permintaan uang ke warga dengan modus meminta sumbangan pembangunan Musala dilakukannya untuk mendapatkan uang dengan mudah.
Setelah diperiksa, pelaku selanjutnya diserahkan ke Polsek Sumurpanggang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolsek Sumurpanggang Kompol Agus Endro Wibowo mengatakan, pelaku sudah pensiun dari TNI sejak 2012. Sedangkan aksi penipuannya sudah dilakukan sejak 2014.
"Motifnya karena ekonomi. Sehingga meminta sumbangan ke warga dengan modus sebagai panitia pembangunan mushola Koramil Jatibarang. Dia berkeliling ke rumah warga dengan membawa proposal. Kegiatan pembangunannya fiktif," kata Agus, Rabu (5/8/2015).
Sementara itu, pelaku saat diperiksa di Mapolsek mengaku terpaksa menjalankan aksinya karena terdesak kebutuhan sehari-hari dirinya, dua istri dan anak-anaknya setelah tak lagi jadi tentara. "Saya butuh uang banyak untuk memberi makan anak istri," pungkasnya.
Aksinya terbongkar saat bermaksud meminta sumbangan kepada salah seorang warga di wilayah Sumurpanggang, Kota Tegal Selasa 4 Agustus 2015 malam.
Dengan berseragam tentara berpangkat Pembantu Letnan Dua (Pelda), pelaku bernama Budi Purwanto, warga Desa Pangkah, Kabupaten Tegal itu mengaku berasal dari Koramil Jatibarang, Brebes dan bermaksud meminta sumbangan pembangunan Musala di lingkungan Markas Koramil.
Salah seorang warga yang mengenali dan curiga kemudian melaporkannya ke Koramil Sumurpanggang. Kemudian bersama anggota Koramil, warga mendatangi pelaku.
Saat diinterogasi di Markas Koramil, pelaku diketahui hanyalah pensiunan tentara dengan pangkat terakhir serka.
Saat dikonfirmasi, Koramil Jatibarang juga tidak sedang melakukan pembangunan Musala dan tidak pernah mengutus anggotanya untuk meminta sumbangan.
Permintaan uang ke warga dengan modus meminta sumbangan pembangunan Musala dilakukannya untuk mendapatkan uang dengan mudah.
Setelah diperiksa, pelaku selanjutnya diserahkan ke Polsek Sumurpanggang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolsek Sumurpanggang Kompol Agus Endro Wibowo mengatakan, pelaku sudah pensiun dari TNI sejak 2012. Sedangkan aksi penipuannya sudah dilakukan sejak 2014.
"Motifnya karena ekonomi. Sehingga meminta sumbangan ke warga dengan modus sebagai panitia pembangunan mushola Koramil Jatibarang. Dia berkeliling ke rumah warga dengan membawa proposal. Kegiatan pembangunannya fiktif," kata Agus, Rabu (5/8/2015).
Sementara itu, pelaku saat diperiksa di Mapolsek mengaku terpaksa menjalankan aksinya karena terdesak kebutuhan sehari-hari dirinya, dua istri dan anak-anaknya setelah tak lagi jadi tentara. "Saya butuh uang banyak untuk memberi makan anak istri," pungkasnya.
(nag)