Ceburkan Diri, Pengganjal ATM Tewas di Dasar Sungai

Ceburkan Diri, Pengganjal ATM Tewas di Dasar Sungai
A
A
A
KEBUMEN - Komplotan pengganjal Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang biasa beraksi di wilayah Kebumen berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Kebumen, Sabtu (1/8).
Dua pelaku berhasil ditangkap, sedangkan satu orang lainnya tewas setelah menceburkan diri ke sungai mencoba melarikan diri dari kepungan polisi. Pelaku yang ditangkap berinisial AH,32, dan TN,30, sedangkan pelaku tewas berinisial ZA,45. “Sungainya terjal dan banyak batunya,” kata Kapolres Kebumen AKBP Faizal, kemarin.
Proses penangkapan ketiganya cukup dramatis. Pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 11.00 WIB, polisi mencurigai gerak gerik ketiga pelaku yang turun dari sebuah mobil Avanza nopol B 1658 POQ menuju ATM di rest area Efisiensi Kebumen. Dua orang diketahui masuk ke dalam ATM dan seorang wanita berjalan ke toilet. “Saat hendak meninggalkan ATM di jalan Kebumen- Kutowinangun, petugas berusaha menanyai para pelaku.
Bukannya dijawab, pelaku yang memegang kemudi langsung tancap gas,” tutur Faizal. Petugas di lapangan langsung menghubungi Pos Polisi yang diperkirakan dilewati para pelaku. Benar, ternyata petugas jaga di Polsek Puring melihat mobil dengan ciri-ciri yang sama mengarah ke arah barat dengan kecepatan tinggi. Kejar mengejar pun terjadi.
Sadar polisi terus mengejarnya, pelaku tak menghiraukan jalan yang mereka lalui berkelok- kelok. Bahkan beberapa sepeda motor yang berada di depannya pun nekat diserempet. “Banyak tukang ojek yang mengendarai motornya terserempet dan jatuh,” tutur Faizal.
Aksi gila pelaku bahkan bak sebuah sinetron laga Hollywood pun tersaji saat seorang petugas Polisi Air mencoba mendahului mobil pelaku dengan mengendarai sepeda motornya dan berhenti menghadang mobil pelaku, harus terlempar dihantam mobil pelaku.
Akibatnya petugas mengalami luka serius dan dirawat di rumah. Tak hanya itu, desingan suara peluru peringatan yang dilesakkan polisi juga tak menciutkan nyali para pelaku. Petualangan ala pembalap Formula 1 yang diperagakan oleh pelaku akhirnya terhenti saat pengemudi tak mampu melewati tikungan tajam di jalan raya Desa Banjarharjo Kecamatan Ayah, Kebumen.
Braak..!! Avanza yang dikendarai pelaku terhenti menabrak sebuah pohon besar yang beridiri kokoh di sebelah kanan jalan. Polisi pun langsung membekuk pelaku. Namun ZA mencoba melarikan diri dengan menceburkan diri di sungai. Akhirnya dia tewas.
Dalam pengakuannya kepada petugas polisi, para pelaku menggunakan trik mengganjal lubang ATM. “Jika ada masyarakat yang hendak masuk ke ATM pasti kesulitan. Saat itulah para pelaku berpura-pura berniat menolongnya,” ungkap Faizal.
Hery priyantono
Dua pelaku berhasil ditangkap, sedangkan satu orang lainnya tewas setelah menceburkan diri ke sungai mencoba melarikan diri dari kepungan polisi. Pelaku yang ditangkap berinisial AH,32, dan TN,30, sedangkan pelaku tewas berinisial ZA,45. “Sungainya terjal dan banyak batunya,” kata Kapolres Kebumen AKBP Faizal, kemarin.
Proses penangkapan ketiganya cukup dramatis. Pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 11.00 WIB, polisi mencurigai gerak gerik ketiga pelaku yang turun dari sebuah mobil Avanza nopol B 1658 POQ menuju ATM di rest area Efisiensi Kebumen. Dua orang diketahui masuk ke dalam ATM dan seorang wanita berjalan ke toilet. “Saat hendak meninggalkan ATM di jalan Kebumen- Kutowinangun, petugas berusaha menanyai para pelaku.
Bukannya dijawab, pelaku yang memegang kemudi langsung tancap gas,” tutur Faizal. Petugas di lapangan langsung menghubungi Pos Polisi yang diperkirakan dilewati para pelaku. Benar, ternyata petugas jaga di Polsek Puring melihat mobil dengan ciri-ciri yang sama mengarah ke arah barat dengan kecepatan tinggi. Kejar mengejar pun terjadi.
Sadar polisi terus mengejarnya, pelaku tak menghiraukan jalan yang mereka lalui berkelok- kelok. Bahkan beberapa sepeda motor yang berada di depannya pun nekat diserempet. “Banyak tukang ojek yang mengendarai motornya terserempet dan jatuh,” tutur Faizal.
Aksi gila pelaku bahkan bak sebuah sinetron laga Hollywood pun tersaji saat seorang petugas Polisi Air mencoba mendahului mobil pelaku dengan mengendarai sepeda motornya dan berhenti menghadang mobil pelaku, harus terlempar dihantam mobil pelaku.
Akibatnya petugas mengalami luka serius dan dirawat di rumah. Tak hanya itu, desingan suara peluru peringatan yang dilesakkan polisi juga tak menciutkan nyali para pelaku. Petualangan ala pembalap Formula 1 yang diperagakan oleh pelaku akhirnya terhenti saat pengemudi tak mampu melewati tikungan tajam di jalan raya Desa Banjarharjo Kecamatan Ayah, Kebumen.
Braak..!! Avanza yang dikendarai pelaku terhenti menabrak sebuah pohon besar yang beridiri kokoh di sebelah kanan jalan. Polisi pun langsung membekuk pelaku. Namun ZA mencoba melarikan diri dengan menceburkan diri di sungai. Akhirnya dia tewas.
Dalam pengakuannya kepada petugas polisi, para pelaku menggunakan trik mengganjal lubang ATM. “Jika ada masyarakat yang hendak masuk ke ATM pasti kesulitan. Saat itulah para pelaku berpura-pura berniat menolongnya,” ungkap Faizal.
Hery priyantono
(ftr)