Pembangunan Margonda Salah Secara Teori

Sabtu, 01 Agustus 2015 - 19:06 WIB
Pembangunan Margonda...
Pembangunan Margonda Salah Secara Teori
A A A
DEPOK - Pembangunan dan tata letak di sepanjang Jalan Margonda Depok dianggap salah. Karena, peruntukkan jalan protokol tidak seharusnya banyak terdapat pintu keluar masuk. Kondisi itu menyebabkan kemacetan di ruas jalan itu.

"Secara teori iya, pembangunan di Jalan Margonda menyalahi," kata AR Indra Tjahjani usai dikukuhkan menjadi Doktor Ilmu Tehnik Sipil dengan judul disertasi Pemilihan Pembangunan Jalan Kabupaten Berbasis Kondisi Daerah, Depok, Sabtu (1/8/2015).

Di sepanjang Jalan Margonda yang membentang 4,7 KM itu kini lebih banyak dipenuhi bangunan komersil. Misalnya, pertokoan, apartemen dan hotel. Dampaknya, kemacetan di ruas jalan itu tidak dapat dihindari terutama ketika akhir pekan. "Tapi dilihat juga secara policy-nya," ungkapnya.

Selain menyebabkan kemacetan, tata ruang dan tata letak yang dianggap salah secara teori itu juga berdampak pada terganggunya sistem drainase. Sehingga ketika hujan deras, Jalan Margonda selalu terkena banjir parah. Banjir itu juga kerap menyebabkan kemacetan karena kendaraan tidak bisa melintas.

"Sebenarnya tinggal dilihat saja tata ruangnya jalan Margondanya seperti apa. Tinggal cocokan saja dengan peruntukkan jalannya," katanya.

Dia menambahkan yang terjadi saat ini pembangunan jalan Margonda Raya hanya dilihat dari sisi keuntungannya saja. Seharusnya ada kebijakan yang diambil untuk memperbaiki tata ruang dan tata letak Jalan Margonda.

"Jalan Margonda adalah jalan utama seharusnya pemerintah memperhatikan aspek tata ruangnya, tata ruang lingkungannya," pungkasnya.

PILIHAN:

Dibidik Haji Lulung, Ini Reaksi Ahok

Ini Saingan Berat Ahok di Pilgub DKI 2017
(ysw)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Usia ke-21 Kota Depok,...
Usia ke-21 Kota Depok, Momentum Refleksi Diri
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
54 menit yang lalu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
1 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
3 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
4 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
4 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
4 jam yang lalu
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved