Kabareskrim Nyatakan Kerusakan Stadion GBLA Terus Bertambah

Rabu, 29 Juli 2015 - 15:30 WIB
Kabareskrim Nyatakan...
Kabareskrim Nyatakan Kerusakan Stadion GBLA Terus Bertambah
A A A
BANDUNG - Kerusakan yang terjadi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) semakin bertambah. Hal itu diketahui usai Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Budi Waseso, melakukan peninjauan ke lokasi, Rabu (29/7/2015).

"Tadi kawan-kawan lihat sendiri kerusakan terus bertambah," kata Budi.

Lahan di lokasi mengalami penurunan di beberapa titik. Tembok dan sejumlah sisi juga mengalami keretakan.

Padahal stadion tersebut belum dipakai secara resmi. Stadion berkapasitas 60.000 penonton itu baru beberapa kali saja dipakai untuk laga uji coba Persib dan soft launching.

"Bayangkan enggak ada (kegiatan dan penonton) saja sudah turun terus dan retak. Kalau ada beban, ini bisa. Ini hanya perkiraan saja," ungkapnya.

Dalam peninjauannya, Budi mengaku mendapat keterangan dari tim ahli yang melakukan pemeriksaan.

Beberapa temuannya salah satunya ketidaksesuaian ketebalan konstruksi. Dalam kontrak harusnya beberapa titik konstruksi memiliki ketebalan 20 centimeter. Tapi dalam pelaksanaan hanya sekira 12 centimeter.

"Dalam kontrak juga besinya 16 milimeter, kenyataannya hanya 8 milimeter. Itu separuhnya, 50%," jelasnya.

Hal itu menurutnya jelas sebuah pelanggaran. Sebab apa yang tertuang dalam kontrak tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Selain itu, ada pelanggaran dari segi keuangan karena biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan pengerjaan proyek.

Ke depan, penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengusut kasus korupsi Stadion GBLA. Sejumlah pengujian akan dilakukan untuk memastikan apa saja pelanggaran dalam proses pembangunan stadion. "Itu akan diuji semua (oleh tim ahli)," cetus Budi.

Proses pemeriksaan saksi-saksi pun terus berlanjut. Semua pihak terkait juga akan diperiksa demi mencari titik terang pengungkapan kasus tersebut.
(sms)
Berita Terkait
Petani Jawa Barat Dukung...
Petani Jawa Barat Dukung KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi di Kementan
Gugatan Praperadilan...
Gugatan Praperadilan Tersangka Korupsi Dana Hibah Rp1,7 Miliar yang Juga Ketum Kadin Jabar Ditolak
Kejari Karawang Tahan...
Kejari Karawang Tahan Tersangka Korupsi Rp9 Miliar di Dinas Pertanian
Rugikan Negara Rp1 Miliar,...
Rugikan Negara Rp1 Miliar, Pimpinan LKM Karawang Ditahan Kejari
5 Kota Paling Banyak...
5 Kota Paling Banyak Janda di Jawa Barat, Nomor 4 Didominasi Perempuan Muda
Daftar 27 Kabupaten...
Daftar 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, Lengkap dengan Luas Wilayah hingga Julukan
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Alfamart Tutup 400 Gerai,...
Alfamart Tutup 400 Gerai, Sementara Warung Madura Terus Ekspansi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved