Korban Kebakaran Mengamuk saat Dirawat di RSUD Bima

Kamis, 23 Juli 2015 - 17:37 WIB
Korban Kebakaran Mengamuk...
Korban Kebakaran Mengamuk saat Dirawat di RSUD Bima
A A A
BIMA - Seorang pasien korban luka bakar akibat kebakaran rumah milik Bambang (40) di RT 9 RW 5 BTN Rontu Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, kemarin, mengamuk di RSUD Bima saat menjalani perawatan intensif.

Pasien tersebut bernama Wahyudin (33). Dia mengalami luka bakar pada dada dan leher. Wahyudin mengamuk hingga mengejar pasien lain yang berada dalam ruangan tempat ia dirawat. Diduga, jauh sebelum peristiwa kebakaran, Wahyudin mengalami gangguan psikologi.

Sejak peristiwa kebakaran, Wahyudin mengamuk dua kali. Pertama pada Rabu (22/7/2015) sekitar pukul 23.00 WITA dan Kamis (23/7/2015).

Wahyudin yang dirawat di ruang kelas 3 tiba-tiba berteriak dan mengamuk sambil mengejar pasien lain. Sontak, pasien yang ada dalam berlarian karena takut. Bahkan, sejumlah pasien terpaksa berlari dengan kondisi masih terpasang cairan infus.

Mengamuknya Wahyudin ini menjadi perhatian petugas maupun pengunjung RSUD lainnya. Namun saat itu tak ada satu pun yang berani mendekat untuk menenangkan. Petugas rumah sakit tak berani memegang atau memeluk karena khawatir akan memperburuk kondisi luka bakar yang dialami.

Namun, karena khawatir Wahyudin makin beringas, petugas keamanan rumah sakit akhirnya memutuskan meringkus Wahyudin setelah menyarunginya.

Humas RSUD Bima dr Sucipto membenarkan bahwa Wahyudin mengalami gangguan psikologi. Awalnya, Sucipto menerangkan, luka bakar yang dialami Wahyudin terdapat pada bagian leher dan dada. Tingkat keparahannya sekitar 38 persen.

Hanya saja, yang menjadi masalah adalah gangguan psikologi yang dialami. Bahkan, pihak keluarga, sudah lama hendak mengobati Wahyudin di RSJ Mataram namun tak sempat mengurus surat-surat. "Jadi dia ini ada gangguan psikis juga," terang Sucipto, Kamis (23/7/2015).

Lantaran mengganggu pasien lain, untuk sementara Wahyudin dirawat di ruang radiologi karena pihaknya belum memiliki ruangan khusus bagi penderita gangguan jiwa.

Saat ini, pihak keluarga tengah mengurus surat-surat untuk membawa yang bersangkutan ke RSJ Mataram.

Sementara itu, Junaidin (31), korban tewas yang juga sempat dibawa ke RSUD Bima, sudah dimakamkan Kamis siang tadi di TPU Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, NTB, atas permintaan kedua orangtuanya.

PILIHAN:
Kebakaran di Bima, Satu Tewas
(zik)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
59 menit yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
4 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
5 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
5 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
7 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved