Tilang Pemudik, Polantas Gadungan Babak Belur Dihajar Warga

Senin, 13 Juli 2015 - 17:15 WIB
Tilang Pemudik, Polantas...
Tilang Pemudik, Polantas Gadungan Babak Belur Dihajar Warga
A A A
BEKASI - Polresta Bekasi Kota menciduk seorang polisi gadungan di Jalan Ir H Juanda, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Polisi gadungan itu mengaku sebagai Polantas dengan modus memberhentikan pemudik yang terlihat tidak tertib berkendara.

”Kami tangkap karena meresahkan setiap pengendara yang melintas, dan atas laporan dari masyarakat yang kena modus polisi gadungan itu, ” ujar Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo, Senin (13/7/2015).

Polisi gadungan itu bernama Praman Arireksan (38), penangkapan bermula saat tersangka berpura – pura menjadi polantas di Jalan IR H Juanda dan menghentikan pengendara sepeda motor yang hendak mudik. Korban kemudian diminta menunjukkan surat-suratnya. Namun, karena tak membawa STNK, korban dimintai uang sebesar Rp50 ribu.

Korban keberatan, karena tak mempunyai uang. Antara korban dan pelaku pun sempat terjadi cek-cok mulut. Rekan korban, lalu meminta bantuan kepada petugas Dinas Perhubungan yang tak jauh dari lokasi.

Setelah didekati, petugas dinas perhubungan curiga dengan gelagat pelaku. Mulai dari pakaian, hingga sepatu yang tak mencerminkan petugas lalu lintas yang sungguhan.

Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang, pelaku pun melarikan diri. Seketika situasi menjadi gaduh. Warga ikut mengejar, hingga akhirnya pelaku ditangkap di Rumah Sakit Bella Bekasi Timur.

Warga yang geram menghakimi pelaku hingga babak belur. ”Pelaku sudah melakukan aksinya selama sepekan menjelang lebaran, dan motifnya karena desakan ekonomi untuk lebaran. Banyak warga yang resah dengan aksi tersangka,” katanya.

Apalagi, kata dia, saat ditangkap pelaku menggunakan seragam Polantas dan membawa senjata soft gun untuk menakuti calon korbanya. Setiap beraksi pelaku selalu sendiri dan mencari lokasi yang tak ada polisi sungguhan.

Dan calon korbannya pun yang selalu melanggar lalu lintas disekitar wilayah Kota Bekasi khususnya di Bekasi Timur.”Banyak warga datang ke Polres, katanya surat-surat disita. Tapi di sini tidak ada. Kemungkinan dibawa pelaku dan pelaku mengakui perbuatanya,” tegasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Mengaku Bisa Keluarkan...
Mengaku Bisa Keluarkan Tahanan, Polwan Gadungan Tipu Warga Belasan Juta
Peras Sopir Truk, Polisi...
Peras Sopir Truk, Polisi Gadungan Ini Selalu Todongkan Pistol Mainan
Komplotan Polisi Gadungan...
Komplotan Polisi Gadungan Modus Masukkan Sabu ke Pakaian Korban Diciduk
Remaja Ini Jadi Polisi...
Remaja Ini Jadi Polisi Gadungan untuk Pamer ke Teman Wanitanya
Mengaku Anggota Polri,...
Mengaku Anggota Polri, Pegawai Restoran di Makassar Diamankan
Tingkatkan Pengamanan...
Tingkatkan Pengamanan di Sepanjang Jalur Menuju Pelabuhan Ciwandan, Begini Penjelasan Polisi
Berita Terkini
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
44 menit yang lalu
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
1 jam yang lalu
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
1 jam yang lalu
Jadi Kawasan Strategis...
Jadi Kawasan Strategis Jakarta, PPK Kemayoran Berbenah
1 jam yang lalu
Pramono Minta Tarif...
Pramono Minta Tarif LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Harus Terjangkau Masyarakat
1 jam yang lalu
Dukung Program Pemerintah,...
Dukung Program Pemerintah, Cek Kesehatan Segitiga Telah Jangkau 15.000 Masyarakat
1 jam yang lalu
Infografis
4 Skenario Timnas Indonesia...
4 Skenario Timnas Indonesia di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved