Komplotan Polisi Gadungan Modus Masukkan Sabu ke Pakaian Korban Diciduk

Rabu, 27 Mei 2020 - 21:37 WIB
loading...
Komplotan Polisi Gadungan...
Komplotan polisi gadungan yang memasukkan sabu ke pakaian korban diciduk Polres Tangsel.Foto/SINDOnews/Hasan Kurniawan
A A A
TANGERANG - Komplotan polisi gadungan unit narkoba dibekuk petugas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) di Sektor 3, Bintaro, Pondok Aren. Dalam menjalankan aksinya para pelaku melakukan pemeriksaan kepada calon korban dan memasukkan sabu ke kantong pakaian korbannya.

Kelima polisi gadungan yang dibekuk ialah, Donardi Andika Rais, Syarif Hidayat, Dehandra Azel Adyatma, Bryan Alfian Mohamad, dan Josiah Emmanuel. Dalam menjalankan aksinya, gerombolan ini membawa senjata airsoft gun dan mobil minibus hitam berpelat polisi. Mereka biasa menyasar remaja yang sedang nongkrong di pinggir jalan dan langsung menangkapnya.

Kapolres Kota Tangsel, AKBP Iman Setiawan mengatakan, para pelaku telah memiliki peran masing-masing mulai dari mencari sasaran hingga menggertak untuk menembak korban."Mereka telah melakukan aksinya dibeberapa tempat dan berulang, dengan modus yang sama yaitu pemerasan terhadap masyarakat," kata Iman di Polres Tangsel, Rabu (27/5/2020).

Menurut Iman, masyarakat tidak akan menyadari jika mereka polisi gadungan karena saat beraksi komplotan ini sangat rapi dan mempersenjatai diri menggunakan pistol airsoft gun. Ancaman menembak kaki ini kerap berhasil menakuti korban. Saat psikis korban mulai terganggu itulah, gerombolan pelaku ini menguras semua harta dan uang korbannya.

"Hasil pemerasan itu, lalu digunakan untuk kepentingan pribadi. Jadi, mereka ini bukan anggota Polri, juga sarana prasarana yang digunakan seperti kendaraan, senjata api, dan lainnya bukan milik Polres Tangsel," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto mengatakan, kejadian bermula dari laporan bahwa ada mobil dinas polisi yang mengangkut warga di Bintaro.
"Kejadiannya itu pada malam takbiran, Sabtu 24 Mei 2020, sekira pukul 03.00 WIB. Saat itu, petugas mendapat laporan ada mobil dinas menangkap warga. Petugas lalu melakukan pencarian mobil itu," katanya.

Saat patroli di Jalan Graha Raya, mobil polisi ditemukan sedang parkir. Saat dihampiri, kelima pelaku langsung keluar dari mobil dan melakukan perlawanan terhadap petugas. "Kelimanya melakukan perlawanan dengan mengaku sebagai anggota kepolisian. Bahkan, salah seorang pelaku yang mengaku lulusan Akpol dan mengancam anggota kami dengan senjata airsoft gun," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polres Jaktim Tangkap...
Polres Jaktim Tangkap Polisi Gadungan Pemalak Pedagang
4 Tahun Jadi Polisi...
4 Tahun Jadi Polisi Gadungan, Peras Pedagang di Jakarta Timur untuk Beli Narkoba
Peras Pedagang Toko,...
Peras Pedagang Toko, Polisi Gadungan Ditangkap Polres Jakarta Timur
Rekomendasi
Kenapa Memijat Pelipis...
Kenapa Memijat Pelipis dan Pundak Bisa Meredakan Sakit Kepala? Ini Kata Dokter
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Berita Terkini
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved