Taman Nasional Tesso Nilo Terbakar

Kamis, 09 Juli 2015 - 16:30 WIB
Taman Nasional Tesso...
Taman Nasional Tesso Nilo Terbakar
A A A
PEKANBARU - Taman Nasional Tesso Nillo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan, Riau dilaporkan terbakar. Kebakaran itu terjadi di beberapa titik kawasan hutan yang menjadi habitat harimau dan gajah Sumatera.

"Kebakaran terjadi sudah beberapa hari ini. Ini akibat perbuatan manusia. Didalam TNTN saat ini banyak pemukiman warga. Kebakaran ini juga mengganggu habitat gajah di TNTN. Kebakarannya ada di beberapa titik," kata Humas Balai TNTN Didin Hartoyo, Kamis (9/7/2015).

Ada kebakaran di kawasan yang dilindungi ini pihak TNTN sudah melakukan koordinasi dengan Pemkab Pelalawan, kepolisian TNI maupun pihak perusahaan.

"Kita sudah berkordinasi kepada pemerintan dan pihak perusahaan seperti PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) untuk membantu memadamkan dari udara," timpalnya.

Terkait terbakarnya TNTN, pihak PT RAPP melakukan bantuan pemadaman melalui udara. Satu unit helikopter jenis eurocopter AS350B3e milik RAPP melakukan water bombing (bom air) untuk menjinakkan api yang semakin ganas menjalar area yang terletak pada koordinat S 00 12 55.9 dan E 101 54 28 .4. di TNTN.

Tim fire fighter RAPP Sektor Ukui, Almei Hendra, mengatakan titik api yang muncul di sekitar wilayah TNTN ini ditemukan saat tim fire fighter RAPP melakukan patroli menggunakan heli di wilayah konsesi RAPP dan juga di luar wilayah yang berbatasan dengan area konsesi.

"Titik api ini kita temukan pada saat melakukan patroli di sekitar area konsesi RAPP yang berbatasan dengan TNTN. Kemudian langsung kita laporkan ke petugas TNTN dan juga ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA),” kata Almei, di lokasi.

Selain menerjunkan helikopter Almei mengatakan, sebanyak 20 orang tim fire fighter pun turut memadamkan api dari wilayah darat selama kurang lebih 9 jam di lapangan.

“Saat ini kami terus berkoordinasi dengan pihak TNTN dan BKSDA untuk memantau perkembangan titik api baik di TNTN maupun di wilayah Ukui lainnya. Kami fire fighter RAPP selalu senantiasa siap membantu,” tandasnya.

TNTN yang memiliki luas areal 83.000 hektare sudah beberapa kali terbakar. Penyebabnya karena banyaknya perambahan disana. Bahkan sebagian besar kawasan sudah menjadi pemukiman dan kebun warga.
(sms)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
30 menit yang lalu
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
5 jam yang lalu
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
17 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
18 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
23 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved