Polda Bongkar Pabrik Ketumbar Oplosan di Tangerang

Kamis, 09 Juli 2015 - 16:07 WIB
Polda Bongkar Pabrik...
Polda Bongkar Pabrik Ketumbar Oplosan di Tangerang
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menyita sebanyak 1.250 kilogram ketumbar oplosan dalam penggerebekan di sebuah pabrik di Tangerang. Ketumbar tersebut dicampur dengan bahan kimia berbahaya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mujiyono mengatakan, ribuan kilogram ketumbar oplosan tersebut disita dari sebuah pergudangan di Pantai Indah Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang. Selain menyita ketumbar palsu, petugas juga menangkap distributor sekaligus pemilik berinisial FB.

"Dari pengakuan tersangka bisnis ketumbar oplosan ini sudah dijalankan sejak 2010 lalu dengan omzet antara 40-50 ton. Pelaku meraup keuntungan Rp1.100/kilogram untuk setiap ketumbar hasil oplosan," kata Mujiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (9/7/2015).

Mujiyono menjelaskan, proses pengoplosan ketumbar tersebut cukup mudah dan instan. Pelaku mencuci ketumbar dengan memasukannya ke dalam mesin silinder (molen), setelah sebelumnya dicampur zat kimia hidrogen peroksida (H2O2) dan soda api (NA2CO3) tanpa takaran tertentu.

Tidak sampai 10 menit hasil olahan biji ketumbar yang awalnya berwarna cokelat dan hitam langsung berubah menjadi putih bersih. "Ini untuk mengelabui konsumen sehingga ketumbar terlihat lebih berkualitas sesuai permintaan pasar," tegasnya.
(whb)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
Cegah Peredaran Makanan...
Cegah Peredaran Makanan Berbahaya, BPOM Sulbar Periksa Sampel Takjil
BPOM Tarik Peredaran...
BPOM Tarik Peredaran Es Krim Haagen-Dazs dari Pasaran
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved