Kepala Desa Ngawu Dituntut Mundur

Jum'at, 03 Juli 2015 - 09:40 WIB
Kepala Desa Ngawu Dituntut...
Kepala Desa Ngawu Dituntut Mundur
A A A
GUNUNGKIDUL - Langkah Kepala Desa Ngawu, Kecamatan Playen yang tidak pernah melibatkan masyarakat dalam pengambilan kebijakan berbuah demonstrasi. Ratusan warga desa setempat mendesak kades Wagiran mundur dari jabatannya, kemarin.

Para demonstran yang sebagian besar mantan tim suskesnya saat pilkades satu setengah tahun lalu, menilai Wagiran telah menyalahi aturan dan melakukan pembohongan publik. Tidak hanya itu, dalam penyelenggaraan pemerintahan, pensiunan polisi ini juga dianggap arogan. Dalam orasinya, mereka meminta Wagiran segera mundur dari jabatannya sebagai kepala desa dalam waktu 2x24 jam.

Mereka juga mengancam akan kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih besar apabila Wagiran tetap nekat menjalankan aktivitasnya sebagai kepala desa. “Kami tidak butuh kades arogan dan tidak bisa mempertanggungjawabkan APBDesa,” ucap Sagiman salah satu warga dalam orasinya. Dalam aksi di depan halaman balai desa tersebut, mereka juga meminta pertanggungjawaban atas langkah menebang beberapa pohon jati yang alasannya untuk kusen musala balai desa.

Setelah dicek, ternyata kayu jati tidak digunakan, namun justru menggunakan kayu glugu untuk atapnya. Orator lainnya Sukardi juga mempertanyakan titel sarjana hukum yang disandang Wagiran. Dia menuding titel yang disandangnya adalah palsu. “Karena tidak jelas kapan dia diwisuda dan di universitas mana,” ucapnya. Yang paling membuat rakyat kecewa adalah arogansi Wagiran yang nekat memecat salah satu dukuh tanpa merundingkan dulu dengan lembaga desa lainnya.

“Wagiran juga menyelewengkan dana posyandu,” ucap Bayu, orator lainnya. Dalam aksi yang digelar selama satu jam, warga juga mendesak ada pengusutan LKPj di tahun 2014 lalu. Mereka mengindikasikan banyak penyelewengan dan para perangkat sempat tidak menerima gaji selama beberapa bulan. Usai menggelar orasi, sejumlah warga kembali melakukan aksi keliling desa dan kampanye menurunkan Wagiran. Sementara itu, Kepala Desa Ngawu, Wagiran yang berada di ruangannya membantah apa yang dituduhkan oleh warga.

Menurutnya, semua kebijakan yang dilakukan sudah sesuai dengan regulasi yang ada. "Selama ini saya sudah bekerja sesuai aturan dan prosedur, silakan buktikan saja, saya akan taat hukum," ucapnya Mengenai pemecatan Dukuh Ngawu, Wagiran mengklaim, hal itu merupakan tuntutan dari warga. Beberapa perwakilan warga mengirimkan surat kepada pemerintah desa yang isinya meminta pemerintah desa mengevaluasi kinerja dukuh, Nyawiyo. Laporan tersebut lanjutnya, ditindaklanjuti dengan melakukan klarifikasi dan pembinaan terhadap Dukuh Ngawu.

Warga dan dukuh Nyawiyo dipertemukan untuk menyelesaikan permasalahan. “Saya sudah konsultasi dengan pak camat dan bagian hukum pemkab atas pemecatan tersebut,” tandasnya.

Suharjono
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
57 menit yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
3 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
5 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
6 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
8 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
8 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved