Pembagian Kios Pasar Klewer Tidak Adil

Jum'at, 03 Juli 2015 - 09:20 WIB
Pembagian Kios Pasar...
Pembagian Kios Pasar Klewer Tidak Adil
A A A
SOLO - Pembagian sisa kios yang belum terisi di Pasar Darurat Klewer dikeluhkan pedagang. Pasalnya, tidak sedikit pedagang yang mendapatkan lods yang letaknya kurang representatif.

Tidak hanya itu, sejumlah pihak diduga mendapatkan lebih dari dua kios. Heri, salah seorang pedagang, mengatakan pembagian sisa kios terkesan tidak transparan karena calon penghuni tinggal memasuki lods yang disiapkan tanpa mengetahui prosesnya.Dinas Pengelola Pasar (DPP) Solo seharusnya melakukan pengecekan lapangan apakah pedagang benar membuka kiosnya atau tidak.

Dia menduga ada indikasi ketidaksesuaian dalam pembagiannya. Seperti ada pedagang yang sampai sekarang belum buka tapi ditengarai malah mendapatkan tambahan kios lagi. “Saya juga mengeluhkan penempatan kios di pasar darurat,” papar Heri di sela-sela pembagian sisa kios di Balai Kota Solo kemarin. Sebelum Pasar Klewer terbakar, Heri memiliki toko dan empat kios tapi hanya mendapatkan dua kios di pasar darurat yang dibangun di Alunalun Utara Kasunanan Surakarta.

Lokasinya juga tidak representatif karena berada di lorong. Untuk itu, dia berharap DPP Solo menata penempatan pedagang setelah pembangunan Pasar Klewer selesai nantinya. Minimal pengisian disesuaikan dengan kondisi pedagang saat pasar batik terbesar di Indonesia tersebut belum terbakar. Kepala DPP Solo Subagiyo mengakui pembagian kios tidak dilakukan melalui cara pengundian karena penempatan sesuai hak dan dilakukan berdasarkan musyawarah dengan perwakilan pedagang.

“Seperti perwakilan pedagang yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK), kios renteng, dan Komunitas Pedagang Pasar Klewer (KPPK),” ungkapnya. Sebelumnya, sekitar 1.420 kios telah diberikan kepada semua pedagang secara merata. Kemudian terdapat 223 sisa kios yang belum dibagikan.

Sisa kios lalu diberikan kepada sejumlah pedagang dengan kriteria antara lain memiliki lebih dari dua kios, luasnya sama atau lebih dari 12 meter.

Ary wahyu wibowo
(ars)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
15 menit yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
16 menit yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
50 menit yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
9 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved