Pengunjung Ramadan Fair Kecewa

loading...
Pengunjung Ramadan Fair Kecewa
Pengunjung Ramadan Fair Kecewa
MEDAN - Janji Pemerintah Kota (Pemko) Medan menjadikan kegiatan Ramadan Fair tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, ternyata isapan jempol. Pasalnya, harga kuliner yang dijual terlalu mahal dan tidak sebanding dengan rasa yang disajikan.

Padahal Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sebelumnya berjanji akan menjamin harga makanan dan minuman tidak mahal. Seorang warga, Indra, membuat status di Blackberry Messanger (BBM), bahwa kegiatan Ramadan Fair tak berubahdari tahunketahun. Harga jus jeruk mencapai Rp12.000. Bahkan dia memampangkan foto daftar harga makanan yang dinikmatinya di kegiatan tersebut.

Selain jus jeruk, ada juga jus alpukat yang dihargai Rp12.000, bakso Rp14.000, dan ayam penyet Rp20.000 per porsi. Indra heran dengan tingginya harga makanan dan minuman di Ramadan Fair itu. Pasalnya, Pemko Medan telah menjamin kalau harga tidak akan mahal karena pedagang diberikan stan gratis.

Artinya, tidak ada pajak yang dikutip pemerintah dari pedagang yang berjualan. Seharusnya harga bisa lebih murah dari pasaran, tapi ternyata malah berbanding terbalik. “Harusnya lebih murah, di pasaran saja jus masih ada yang menjual Rp5.000, iniRp12.000, rasanya juga tidak karuan,” kata Indra, Senin (29/6).



Hal senada disampaikan Rini, warga Jalan AR Hakim, yang mengaku kecewa terhadap harga makanan dan minuman itu. “Harganya mahalmahal kali, terkejut kami saat membayar, kapoklah kalau seperti ini ke Ramadan Fair, sudahlah rasanya tak enak. Bisanya jus asemnya minta ampun dan martabak telur tak ada rasanya, kalau rasanya enak masih mending. Kalau kek gini bagus buka puasa di Merdeka Walk lebih berkelas lagi,” ujar Rini.

Rini menyebutkan, pemilik stan hanya memberikan daftar menu tanpa ada daftar harga sehingga pengunjung tak tahu berapa harganya. “Kami jadi seperti ditipu begitu, hanya dikasih daftar menu, baru tahu harganya selangit ketika mau bayar,” kata Rini. Tidak hanya itu, pelayanan pramusaji di stan Ramadan Fair juga buruk. Pesanan makanan dan minuman baru akan disajikan sekitar satu jam ke depan.

“Pesanan kami datang sesudah beduk. Kami mau tanya pesanan kepada pramusajinya sudah tidak kelihatan karena pramusajinya tidak menggunakan pakaian seragam juga tak pakai bed nama, jadi enggak tahu sama siapa kami pesan,” kata Rini.



Rini menunjukkan kuitansi pembayaran yang mereka bayar untuk jus per gelas mereka membayar Rp12.000, air mineral per botol Rp8.000, martabak telur Rp20.000, dan roti cane Rp15.000. Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kadisbudpar Kota Medan, Busral Manan mengatakan, untuk harga makanan dan daftar harga sudah ada.

“Kalau daftar harga sudah ada kok standar kami buat. Kalau soal rasa ya memang begitulah, bagaimana lagi mau kita buat karena masing-masing stan yang membuatnya,” kata Busral.

Lia anggia nasution
(ftr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top