Kecewa Tuntutan Jaksa, Keluarga Korban Pembunuhan Mengamuk

Senin, 29 Juni 2015 - 15:33 WIB
Kecewa Tuntutan Jaksa,...
Kecewa Tuntutan Jaksa, Keluarga Korban Pembunuhan Mengamuk
A A A
BIMA - Sidang tuntutan kasus pembunuhan di Pengadilan Negeri Raba Bima, Nusa Tenggara Barat, Senin (29/6/2015) siang, kembali diwarnai kericuhan. Keluarga korban mengamuk lantaran tidak terima dengan tuntutan jaksa penuntut umum yang hanya menuntut terdakwa 18 tahun penjara.

Kericuhan bermula setelah jaksa penuntut umum membacakan hasil tuntutan atas dua orang terdakwa kakak beradik yakni Jainul dan Rahman. Keduanya adalah terdakwa kasus pembunuhan terhadap Ahmad Manan, Kaur Desa Parado Wane.

Ratusan keluarga korban yang membanjiri Pengadilan Negeri Raba Bima, tiba-tiba mengamuk lantaran mereka tidak terima dengan tuntutan 18 tahun dan 19 tahun penjara bagi para terdakwa. Mereka minta agar kedua terdakwa diberikan hukuman mati.

Aksi saling dorong antara keluarga korban dan aparat kepolisian pun terjadi di dalam ruang sidang hingga di luar ruang sidang. Beberapa keluarga korban berteriak histeris hingga di antaranya terpaksa digotong oleh Polwan karena mengalami pingsan.

Kecewa Tuntutan Jaksa, Keluarga Korban Pembunuhan Mengamuk


Mereka mengaku sangat terpukul atas meninggalnya Ahmad Manan yang dikenal baik dan merupakan tokoh masyarakat di wilayahnya.

Tidak hanya itu, keluarga korban merasa kecewa lantaran sebelumnya pihak pengadilan setempat sempat menunda persidangan. Akibat penundaan itu pula, keluarga korban yang datang semakin meluapkan emosinya.

Rencananya, sidang kembali dilanjutkan pada Kamis mendatang dengan agenda sidang pembacaan vonis oleh majelis hakim.

"Kami minta majelis hakim agar menjatuhkan vonis bagi kedua terdakwa minimal hukuman penjara seumur hidup dan bila perlu jatuhkan hukuman mati," kata kakak korban, Muhammad Kasim.

Para keluarga berjanji kembali datang dengan jumlah yang lebih banyak pada sidang pembacaan vonis oleh majelis hakim, Kamis mendatang.

Untuk diketahui, pada beberapa sidang sebelumnya selalu diwarnai kericuhan.
(zik)
Berita Terkait
Sidang Putusan Kasus...
Sidang Putusan Kasus Pembunuhan di PN Muara Enim Ricuh, Ibu Korban Berteriak Histeris
Pengunjung Serang Pelaku...
Pengunjung Serang Pelaku Penembakan Massal AS Saat Sidang
Pembunuh Suaminya Hanya...
Pembunuh Suaminya Hanya Divonis 13 Tahun, Istri Korban Ngamuk di Ruang Sidang
Divonis 12 Tahun, Keluarga...
Divonis 12 Tahun, Keluarga Terdakwa Pembunuhan Ngamuk di PN Arga Makmur
Sidang Vonis Pembunuhan...
Sidang Vonis Pembunuhan Ricuh, Keluarga Terdakwa Protes
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Aktivis Khariq Anhar Ditolak, Massa Ricuh di PN Jakarta Selatan
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
14 menit yang lalu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
1 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
2 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
3 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
3 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
3 jam yang lalu
Infografis
Korban Tewas Kebakaran...
Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Menjadi 24 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved