Pengamat Sarankan Ahok Jangan Cepat Gonta-ganti pejabat

Sabtu, 27 Juni 2015 - 02:34 WIB
Pengamat Sarankan Ahok...
Pengamat Sarankan Ahok Jangan Cepat Gonta-ganti pejabat
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) disarankan untuk tidak terburu-buru mengganti sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Pengamat perkotaan Nirwono Yoga megatakan, Ahok sebaiknya tidak terburu-buru untuk mengganti pejabat eselon II meski saat ini proses seleksi pejabat tersebut sudah diwawancarainya. Sebab, kata Nirwono, apabila diganti pada Ramadan ini, segala program yang terkonsep, khususnya program pada Lebaran akan menjadi berantakan.

Seperti misalnya pergantian Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Benjamin Bukit yang santer dibicarakan akan diganti. Dengan pergantian tersebut, otomatis komando di lapangan diganti dan kordinasi penaganan arus mudik serta arus balik berubah.

Termasuk dinas sosial dalam penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam penanganan identitas kependudukan, dan Dinas lainnya yang berkaitan dalam penanganan musim lebaran.

"Saya sarankan paling cepat habis Lebaran mengingat evaluasi 3-6 bulan itu pantasnya dihitung Juli. Suasana Ramadan dan lebaran ini dijadikan evaluasi penilaian. Nanti ada laporan dari inspektorat," ujar Nirwono yang menjadi salah satu anggota panitia seleksi pejabat eselon II dari akademisi, kepada wartawan Jumat 26 Juni 2015 kemarin.

Nirwono mengapresiasi terobosan seleksi yang dilakukan Ahok terhadap pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Namun, dia menyayangkan jika evaluasi yang dilakukan 3-6 bulan dan penilaiannya berdasarkan kacamata kuda.

Menurut Nirwono, waktu ideal dalam mengevaluasi dan merotasi pejabat itu minimal satu tahun. Sebab, pejabat itu butuh waktu beradaptasi dan bekerja menggunakan anggaran yang dirancang berdasarkan kegiatannya.

"3-6 bulan itu mereka belum bisa bekerja. Jadi saya rasa evaluasi itu setahun dan saya harap Ahok fokus dalam pembangunan mengingat sudah ada 30 stok pejabat eselon II," paparnya.
(whb)
Berita Terkait
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
F-PDIP Sarankan DKI...
F-PDIP Sarankan DKI Ikuti Jejak Ahok Relokasi Warga Kampung Akuarium ke Rusun Rawa Bebek
Ahok, Gibran, dan Risma...
Ahok, Gibran, dan Risma Masuk Bursa Cagub DKI di Internal PDIP
Berita Terkini
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
20 menit yang lalu
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
27 menit yang lalu
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
43 menit yang lalu
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
1 jam yang lalu
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
1 jam yang lalu
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
1 jam yang lalu
Infografis
Noel Terjerat Rasuah,...
Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved