Agus Pernah Diminta Perdalam Galian di Rumah Angeline
Kamis, 25 Juni 2015 - 19:30 WIB
Agus Pernah Diminta Perdalam Galian di Rumah Angeline
A
A
A
DENPASAR - Rahmat Handono mantan penghuni kos di rumah Margriet Christina Megawe (Margareta) saksi kasus penelantaran anak sekaligus kasus pembunuhan Angeline pernah melihat Agus membawa tanah dari belakang ke depan halaman rumah.
Handono menyatakan, tidak mungkin Agus akan mengambil tanah tanpa disuruh oleh Margareta.
Menurut Handoko, Agus pernah mengatakan kepadanya bahwa dia telah disuruh membuat lubang di belakang kandang ayam Margareta.
Agus menyatakan, hal itu kepada kakaknya Hiwa Hamandoro dan ibunya Kadongkang. Hiwa Hamandoro kakak kandung Agus menjelaskan, bahwa adiknya itu disuruh membuat lubang di belakang oleh Margareta.
Sekitar dua minggu sebelum Angeline dibunuh, kemudian Agus disuruh memperdalam galian lubang tersebut. (Baca juga : Hotman Paris Minta Propam Mabes Polri Tangani Kasus Angeline)
"Sekitar hampir dua pekan sebelum korban dibunuh. Agus diminta menggali lebih dalam lagi galian itu oleh bosnya," katanya, di Denpasar, Kamis (25/6/2015).
Dia menjelaskan, lubang itu sebelumnya digunakan untuk membuang kotoran ayam
"Kerena perintah majikannya Agus pun mengikutinya, dia tidak tahu kalau lubang itu akan digunakan untuk mengubur korban," paparnya. (Berita terkait : Keterangan Berubah-ubah, Agus Mengaku Takut Dibunuh Margareta).
Seperti diketahui sejak menjadi tersangka pembunuhan Angeline, Agus keterangannya selalu berubah-rubah.
Hiwa menyatakan jika pernyataan Agus itu tidak bohong. "Dia tidak hanya bilang kepada saya, tapi juga berkata kepada ibu seperti itu," tandasnya.
Handono menyatakan, tidak mungkin Agus akan mengambil tanah tanpa disuruh oleh Margareta.
Menurut Handoko, Agus pernah mengatakan kepadanya bahwa dia telah disuruh membuat lubang di belakang kandang ayam Margareta.
Agus menyatakan, hal itu kepada kakaknya Hiwa Hamandoro dan ibunya Kadongkang. Hiwa Hamandoro kakak kandung Agus menjelaskan, bahwa adiknya itu disuruh membuat lubang di belakang oleh Margareta.
Sekitar dua minggu sebelum Angeline dibunuh, kemudian Agus disuruh memperdalam galian lubang tersebut. (Baca juga : Hotman Paris Minta Propam Mabes Polri Tangani Kasus Angeline)
"Sekitar hampir dua pekan sebelum korban dibunuh. Agus diminta menggali lebih dalam lagi galian itu oleh bosnya," katanya, di Denpasar, Kamis (25/6/2015).
Dia menjelaskan, lubang itu sebelumnya digunakan untuk membuang kotoran ayam
"Kerena perintah majikannya Agus pun mengikutinya, dia tidak tahu kalau lubang itu akan digunakan untuk mengubur korban," paparnya. (Berita terkait : Keterangan Berubah-ubah, Agus Mengaku Takut Dibunuh Margareta).
Seperti diketahui sejak menjadi tersangka pembunuhan Angeline, Agus keterangannya selalu berubah-rubah.
Hiwa menyatakan jika pernyataan Agus itu tidak bohong. "Dia tidak hanya bilang kepada saya, tapi juga berkata kepada ibu seperti itu," tandasnya.
(sms)