Program Lima Hari Sekolah Ancam Madrasah di Kendal

Rabu, 24 Juni 2015 - 16:29 WIB
Program Lima Hari Sekolah...
Program Lima Hari Sekolah Ancam Madrasah di Kendal
A A A
KENDAL - Forum Ukhuwah Silaturahim Pendidikan Alquran (FUSPAQ) Kabupaten Kendal menolak rencana Dinas Pendidikan setempat dalam melaksanakan program lima hari sekolah bagi SMA sederajat pada tahun ajaran baru 2015-2016.

Pasalnya rencana tesebut dikhawatirkan akan mengancam keberadaan sekolah madrasah diniyah (Madin).

Ketua FUSPAQ Kabupaten Kendal Muhammad Mustamsikin mengatakan bahwa di Kabupaten Kendal banyak berdiri Madin, yakni lembaga pendidikan Islam. Selama ini, proses belajar-mengajar Madin dilaksanakan pada siang dan sore hari.

"Madin merupakan salah satu lembaga pendidikan yang fokus mengembangkan ilmu keagamaaan (Islam) dan dilaksanakan pada siang hari atau sore hari setelah pulang dari sekolah formal (SD, SMP, SMA sederajat)," ujarnya.

Mustamsikin yang juga Wakil Bupati Kendal ini meminta Dinas Pendidikan setempat untuk kembali mengkaji program lima hari sekolah sesuai Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 420/006752/-2015 tentang Penyelenggaraan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Provinsi Jawa Tengah.

Menurutnya, enam hari sekolah dengan jam belajar hingga pukul 14.00 itu tak sedikit siswa Madin berkurang, lebih-lebih lagi jika benar diberlakukan pada tahun ajaran baru ini.

"Bisa saja Madin mati nantinya. Kan, tak sedikit murid Madin juga belajar di kedua sekolahan menengah tingkat atas tersebut. Sebab, dari program itu, proses belajar mengajar dimulai pukul 07.00 WIB sampai 17.30 WIB," lanjutnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal Muryono mengatakan, pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat untuk mencari solusinya.

"Karena Madin berada di bawah pengelolaan Kantor Kemenag, ya, nanti Dinas Pendidikan akan jalin komunikasi ke sana," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
53 menit yang lalu
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
1 jam yang lalu
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
8 jam yang lalu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
11 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
12 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved