Cocokkan Bercak Darah di Rumah Margareta, Polisi Panggil Yvonne
Selasa, 23 Juni 2015 - 13:19 WIB
Cocokkan Bercak Darah di Rumah Margareta, Polisi Panggil Yvonne
A
A
A
DENPASAR - Tim Inafis Polda Bali dan Mabes Polri, menemukan banyak bercak darah di beberapa tempat kejadian perkara meninggalnya Engeline Margriet Megawe (Angeline).
Semua saksi yang pembunuhan terhadap Angeline, diambil sampel darahnya oleh pihak Polresta Denpasar. Hari ini, giliran Yvonne Caroline Megawe, kakak angkat Angeline yang diambil sampel darahnya di Poresta Denpasar.
Jefry Kam, salah satu kuasa hukum Margriet Christina Megawe (Margareta) mengatakan, diperiksanya putri pertama Margareta tersebut karena ditemukan ada bercak darah di TKP rumah Margareta, Jalan Sedap Malam, Denpasar.
"Adanya bercak darah itu, sehingga hari ini Yvonne diambil sampel darahnya oleh Polresta Denpasar," ucapnya, di Polda Bali, Denpasar, Selasa (23/6/2015).
Seperti diketahui tersangka Agus juga diambil sampel darahnya di Polresta. Bahkan, pria berinisial AA yang diduga terlibat dalam pembunuhan gadis kecil berparasa ayu itu juga diambil darahnya juga.
Margareta ibu angkat angkat Angeline juga diambil darahnya di Polresta Denpasar. Apakah ada dugaan Yvonne terlibat dalam kasus pembunuhan adik angkatnya itu? Kuasa Hukum Margareta membantah.
"Semua saksi kasus pembunuhan itu diambil dites darahnya, tidak hanya anak klien kami saja," pungkasnya.
Semua saksi yang pembunuhan terhadap Angeline, diambil sampel darahnya oleh pihak Polresta Denpasar. Hari ini, giliran Yvonne Caroline Megawe, kakak angkat Angeline yang diambil sampel darahnya di Poresta Denpasar.
Jefry Kam, salah satu kuasa hukum Margriet Christina Megawe (Margareta) mengatakan, diperiksanya putri pertama Margareta tersebut karena ditemukan ada bercak darah di TKP rumah Margareta, Jalan Sedap Malam, Denpasar.
"Adanya bercak darah itu, sehingga hari ini Yvonne diambil sampel darahnya oleh Polresta Denpasar," ucapnya, di Polda Bali, Denpasar, Selasa (23/6/2015).
Seperti diketahui tersangka Agus juga diambil sampel darahnya di Polresta. Bahkan, pria berinisial AA yang diduga terlibat dalam pembunuhan gadis kecil berparasa ayu itu juga diambil darahnya juga.
Margareta ibu angkat angkat Angeline juga diambil darahnya di Polresta Denpasar. Apakah ada dugaan Yvonne terlibat dalam kasus pembunuhan adik angkatnya itu? Kuasa Hukum Margareta membantah.
"Semua saksi kasus pembunuhan itu diambil dites darahnya, tidak hanya anak klien kami saja," pungkasnya.
(san)