Puasa, Kebutuhan Elpiji 3 Kilogram Naik

Sabtu, 20 Juni 2015 - 11:31 WIB
Puasa, Kebutuhan Elpiji...
Puasa, Kebutuhan Elpiji 3 Kilogram Naik
A A A
KULONPROGO - Memasuki bulan puasa kebutuhan gas elpiji, khususnya untuk tabung ukuran 3 kilogram meningkat.

Setiap pangkalan yang mendapatkan kiriman akan langsung ludes diserbu pembeli. Dinas menjamin selama Ramadan dan Lebaran stok aman. Pertamina telah menambah pasokan elpiji hingga 10%. Seorang pemilik pangkalan, Dedi mengatakan, kenaikan permintaan ini sebenarnya terjadi sebelum puasa. Setiap kiriman akan langsung habis diserbu pedagang yang sebagian besar pedagang eceran.

Setiap pekan, dia mendapatkan kiriman tiga hari sekali dengan pasokan masing-masing 600 tabung. Namun begitu, ada pasokan akan diikuti dengan permintaan pembelian. “Begitu datang, selang beberapa jam sudah habis. Tidak ada yang tersisa lagi,” ujar Dedi, pemilik pangkalan di Wates, kemarin.

Seorang pembeli, Warni, mengaku kerap berburu elpiji di sejumlah pangkalan. Hanya harga yang diperoleh sudah di atas harga eceran tertinggi (HET). Setiap tabung biasanya dibeli antara Rp16.000 hingg Rp17.000. Padahal sesuai aturan, penjualan di setiap pangkalan ditentukan dengan HET sebesar Rp15.500. “Saya ambil bisa tiga sampai enam tabung setiap harinya,” ujarnya.

Kasi Energi Minyak dan Gas Disperindag ESDM Kulonprogo, Idhiar Nugroho mengakui, ada lonjakan permintaan di pasar. Memasuki bulan Ramadan banyak warga menyetok untuk kebutuhan memasak.

Pertamina, kata dia, sebenarnya sudah menambah pasokan kepada agen dan pangkalan. Mulai bulan Juni ini, Pertamina menambah pasokan sekitar 10%. Jika sebelumnya hanya 230.097 tabung, maka dengan ada penambahan menjadi 253.097 tabung. “Nanti menghadapi Lebaran, pasokan akan ditambah lagi,” ujarnya.

Dinas, kata dia, tidak bisa membatasi pengecer yang jumlahnya kian bertambah banyak. Hal ini yang menjadikan kekosongan di sejumlah pangkalan. Karena itu dinas akan mencoba membatasi penjualan kepada pengecer seperti pada penjualan bensin.

Sementara Kepala Disperindag dan ESDM Kulonprogo, Niken Probolaras menilai, wajar ada peningkatan konsumsi dan kebutuhan gas elpiji. Selama bulan Ramadan kerap banyak aktivitas memasak yang berpengaruh pada tingkat kebutuhan. “Pada bulan Ramdan juga banyak muncul kuliner baru. Sepanjang masih wajar tidak masalah,” tuturnya.

Kuntadi
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved