Tenggak Miras Oplosan, 5 Warga di Blitar Tewas Keracunan

Jum'at, 19 Juni 2015 - 18:59 WIB
Tenggak Miras Oplosan,...
Tenggak Miras Oplosan, 5 Warga di Blitar Tewas Keracunan
A A A
BLITAR - Polres Kota Blitar berjanji memburu seluruh jaringan penjual minuman keras oplosan terselubung di Kota Blitar. Hal itu menyusul tewasnya lima orang akibat overdosis (OD) miras oplosan.

"Kami akan meningkatkan razia peredaran miras di Blitar," kata Kapolres Kota Blitar AKBP Yossy Runtukahu, kepada wartawan, Jumat (19/6/2015).

Sebanyak lima orang meregang nyawa setelah menenggak miras oplosan buatan Sugeng (50), warga Desa/Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Oplosan dengan bahan dasar arak jowo itu diracik dengan resep ala Solo, Jawa Tengah.

Arak dicampur dengan serbuk minuman suplemen ditambah dengan sirup rasa madu. Usai meludeskan tiga botol miras oplosan bersama lima orang, Sunoto (38) warga Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar, langsung tewas.

Korban tewas lainnya adalah Luki Trias Triyanto (21), tetangga Sunoto, Bambang Budi Utomo (35), warga Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul, Parman (45), warga Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, dan Dani Nurcahyo (29), warga Desa Kuningan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Sebelum tewas para korban terserang rasa pusing, mual, muntah dengan mulut berbusa. Beberapa orang lainnya, termasuk Sugeng si penjual miras selamat. Sugeng diringkus di rumah kerabatnya.

Dia sempat berusaha kabur begitu mendengar oplosannya telah membunuh lima orang. Menurut Yossy, penangkapan Sugeng adalah langkah awal untuk membersihkan Blitar dari peredaran miras berbahaya.

Sebab, kasus kematian akibat OD miras di Blitar bukan pertama kalinya terjadi. Kendati demikian, dia mengakui modus penjual yang hanya melayani orang orang tertentu cukup menyulitkan petugas.

"Sebab mereka tidak lagi berjualan dengan terang terangan. Ini memang cukup menyulitkan," tegasnya.

Terpisah, Ketua Satkorcab Barisan Ansor Serba Guna (Banser) NU Kabupaten Blitar Imron Rosyadi mengatakan, bahwa pemberantasan miras bisa optimal bila hukum ditegakkan setegak-tegaknya.

Sebab selama ini sudah menjadi rahasia umum adanya oknum aparat yang berada di belakang peredaran miras berbahaya. "Artinya bila hukum bisa menjadi efek jera, para oknum akan berfikir ulang untuk berada di belakang para pelaku peredaran miras," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan 8 Warga Blitar, Pedagang Terancam Seumur Hidup
Edan! Warga Sleman Nekat...
Edan! Warga Sleman Nekat Edarkan Miras di Rumahnya
Kedapatan Jual Miras...
Kedapatan Jual Miras Ilegal di Rumah, Pria Banguntapan Bantul Diringkus Polisi
Cerita Dibalik 2 Warga...
Cerita Dibalik 2 Warga Blitar Tewas Setelah Pesta Miras
Tak Peduli Ramadhan...
Tak Peduli Ramadhan dan Pendemi Corona, 4 Pemuda Gelar Pesta Miras Diciduk
Berita Terkini
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
21 menit yang lalu
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
26 menit yang lalu
Kapolri Bedah Rumah...
Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji di Palembang, Begini Penampakannya
27 menit yang lalu
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Cawang Macet, Jalan Letjen MT Haryono Padat Merayap
33 menit yang lalu
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
1 jam yang lalu
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved