Ngamar di Hotel, Oknum Guru Terjaring Razia
Selasa, 16 Juni 2015 - 14:13 WIB
Ngamar di Hotel, Oknum Guru Terjaring Razia
A
A
A
KULONPROGO - Pores Kulonprogo merazia penginapan, hotel dan tempat hiburan malam jelang bulan ramadan Senin 15 Juni 2015 malam.
Hasilnya, 13 pasangan di luar nikah saat asyik berduaan di kamar hotel. Satu diantaranya merupakan oknum PNS yang bekerja sebagai guru di Samigaluh. "Memang ada satu orang PNS yang terjaring razia," jelas kapolres Kulonprogo AKBP Yulianto, Selasa (16/6/2015).
Menurut Kapolres, mereka yang terjaring ini sebagian besar berada di dalam kamar hotel. Mereka bukan pasangan resmi yang terikat dalam pernikahan.
"Berbagai alasan dikemukakan mereka yang terjaring operasi. Mulai dari sekedar pacaran, akan menikah, hingga maengaku telah menikah siri," katanya.
Dikatakan, mereka yang kedapatan berduaan di dalam kamar hotel dibawa ke Polres untuk Polres pembinaan.
"Sebenarnya ini sudah razia rutin, dan menjelang Ramadan kita intensifkan lagi dengan sasaran pekat (penyakit masyarakat)," ujarnya.
Kabag Operasional Polres Kulonprogo Kompol Dwi Prasetyo mengatakan operasi yang dilaksanakan merupakan salah satu upaya cipta kondisi jelang Ramadan. Mereka menyasar hotel, penginapan, café, karaoke, untuk mengungkap peredaran miras, dan narkoba serta senjata tajam.
"Kita lakukan itu sebagai impelementasi Perda 6/2015 tentang TDUP (tanda daftar usaha pariwisata)," ujarnya.
Hasilnya, 13 pasangan di luar nikah saat asyik berduaan di kamar hotel. Satu diantaranya merupakan oknum PNS yang bekerja sebagai guru di Samigaluh. "Memang ada satu orang PNS yang terjaring razia," jelas kapolres Kulonprogo AKBP Yulianto, Selasa (16/6/2015).
Menurut Kapolres, mereka yang terjaring ini sebagian besar berada di dalam kamar hotel. Mereka bukan pasangan resmi yang terikat dalam pernikahan.
"Berbagai alasan dikemukakan mereka yang terjaring operasi. Mulai dari sekedar pacaran, akan menikah, hingga maengaku telah menikah siri," katanya.
Dikatakan, mereka yang kedapatan berduaan di dalam kamar hotel dibawa ke Polres untuk Polres pembinaan.
"Sebenarnya ini sudah razia rutin, dan menjelang Ramadan kita intensifkan lagi dengan sasaran pekat (penyakit masyarakat)," ujarnya.
Kabag Operasional Polres Kulonprogo Kompol Dwi Prasetyo mengatakan operasi yang dilaksanakan merupakan salah satu upaya cipta kondisi jelang Ramadan. Mereka menyasar hotel, penginapan, café, karaoke, untuk mengungkap peredaran miras, dan narkoba serta senjata tajam.
"Kita lakukan itu sebagai impelementasi Perda 6/2015 tentang TDUP (tanda daftar usaha pariwisata)," ujarnya.
(nag)