KKN UGM Raih Juara UNESCO

Selasa, 16 Juni 2015 - 09:29 WIB
KKN UGM Raih Juara UNESCO
KKN UGM Raih Juara UNESCO
A A A
YOGYAKARTA - Kegiatan KKN PPM (kuliah kerja nyata pengabdian pada masyarakat) mahasiswa UGM berhasil meraih juara II pada US Federation UNESCO Clubs (USFUCA) Worldwide Multimedia Competition 2015 .

Berlokasi di Pulau Manyaifun, Raja Ampat, Papua Barat, 30 mahasiswa tersebut berhasil membangun panel surya sebagai sumber energi listrik warga. “Penghargaan ini memang hanya atas nama saya karena kom petisi tidak diperuntukkan bagi kelompok, tapi individu. Namun, video yang saya kirim kan merupakan kegiatan kelompok KKN PPM kami,” ujar mahasiswa Farmasi angkatan 2011 UGM, Agam Budi Satria, kemarin.

Ditemui di kampus setempat, Agam menjelaskan, KKN PPM di Papua Barat telah mereka lakukan pada Juli-Agustus 2014. Semua kegiatan mereka meng upayakan sumber energi di pulau terpencil tersebut di kemas menjadi sebuah video ber durasi tiga menit. Kegiatan pe masangan panel surya di Pulau Manyaifun sendiri men jadi pilihan mereka karena kehi dupan warga yang masih tanpa listrik.

“Panel surya di sana cukup pen ting karena pasokan listrik sa ngat terbatas. Itu pun meng g nakan diesel yang kita tahu tidak ramah lingkungan. Belum lagi butuh biaya besar yang war ga kumpulkan untuk membeli solar. Kebetulan tema kom petisi tahun ini adalah Year of Light, jadi cocok dengan kegiatan kami,” paparnya.

Pemasangan panel surya di Manyaifun, kata Agam, selain bermanfaat untuk penerangan warga, juga membantu kesukses an program rumah belajar yang mereka lakukan di sana. Menurutnya, pendidikan di sana perlu ditunjang sumber listrik agar anak-anak bisa belajar pada malam hari. “Bisa dikatakan pendidikan di Manyaifun masih sangat ku rang. Di sekolah pun anak-anak baru akan belajar jika ada guru. Jika tidak, mereka hanya akan bermain. Karena tidak ada penerangan, malam pun me reka tidak bisa belajar,” tuturnya.

Agam menuturkan, kompetisi internasional tersebut diikuti ratusan pemuda dari 78 negara dalam tiga kategori, yaitu umur 11-15 tahun, 16-20 tahun, dan 20-24 tahun. Peserta ditantang untuk berinovasi dalam memanfaatkan teknologi sustainable berbasis cahaya yang dapat digunakan bagi pendidikan, pertanian, kesehatan, maupun energi. Mahasiswa Fisipol angkatan 2011, Fitria Ananta Respati, teman sekelompok Agam saat KKN PPM, mengatakan, dokumentasi kegiatan mereka memang dibuat dalam dua versi, yakni video dan buku. Bukunya telah di-launching dengan judul Jejak Kaki di Ujung Timur Negeri , Manyaifun.

“Buku ini juga ber kisah tentang semua kegiatan KKN PPM kami, mulai per siap an sam pai kembali ke kampus. Kami tentu bangga kegiatan kami bisa di apresiasi UNESCO,” katanya.

Ratih keswara
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
47 menit yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
2 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
3 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
5 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
5 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Piala Afrika...
Daftar Juara Piala Afrika Sepanjang Sejarah, Mesir Terbanyak!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved