Peluang Kerja Bagi Peserta KRI Terbuka Lebar

Sabtu, 13 Juni 2015 - 10:50 WIB
Peluang Kerja Bagi Peserta...
Peluang Kerja Bagi Peserta KRI Terbuka Lebar
A A A
YOGYAKARTA - Gelaran Kontes Robot Indonesia (KRI) dinilai tidak saja mendorong para pesertanya untuk berprestasi, tapi juga mampu membuka lebar peluang kerja untuk ke depannya.

Hal tersebut telah terbukti selama ini, di mana alumni peserta KRI yang dipastikan memperoleh pekerjaan yang layak usai lulus kuliah. “Peserta KRI ini kan para mahasiswa. Selama ini tercatat yang pernah ikut KRI selalu sukses dalam kariernya. Karena pada dasarnya, ahli robotika di Indonesia masih belum banyak. Bahkan tidak hanya bisa berkarier di dalam negeri, mereka juga bisa ke luar negeri,” ujar Ketua Dewan Juri KRI 2015 Wahidin Wahab di UMY, kemarin.

Wahidin menuturkan, alumni peserta KRI selama ini terpantau mampu berkembang cepat karena mereka sudah terbiasa memiliki tantangan. Dalam dunia kerja, lanjut dia, pengalaman mereka selama KRI pun menjadi bekal menguntungkan untuk masuk ke dunia industri. “Tidak hanya bekerja di industri, beberapa alumni KRI bahkan telah menjadi wirausahawan dalam bidang robotika.

Ini tentu cukup sebagai bukti besarnya pe?luang dengan menekuni bidang robotika, di luar peluang berprestasi di tingkat nasional maupuninternasional,” katanya. Untuk penjurian pada KRI 2015 sendiri, Wahidin mengungkapkan, persiapan juri telah dilakukan sejak lama, bahkan saat perlombaan di lima regional.

Para juri-juriterbaikdari kelimaregional itulah yang kemudian diajukan menjadi juri untuk KRI tingkat nasional. “Untuk KRI 2015 ini akan ada 10 juri dari beberapa perguruantinggi,” katanya. Menurut Wahidin, tiap kategori perlombaan di KRI memiliki sistem penilaian masing-masing. Untuk kategori Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) yang bertema robominton (robot badminton), penilaiannya sama dengan pertandingan bulutangkis atau yang mendapat skor tertinggi.

Sedangkan di kategori Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRAI), tim yang berhasil memadamkan api berupa lilin paling banyak akan dinyatakan sebagai pemenang. “Untuk Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI), sistem penilaiannya sama seperti sistem penilaian pertandingan sepak bola, yakni tim yang paling banyak menggolkan bola itulah pemenangnya.

Dalam pertandingan ini satu tim ada 2–3 robot,” katanya. Sementara itu, Ketua Pelaksana kategori KRSBI di KRI 2015 Wahyudi mengatakan, selain juri, hal yang terpenting dalam KRI adalah wasit. Karena itu, wasit yang bertugas dalam KRI 2015 juga menjalani training sejak Kamis (11/6) lalu.

Dalam training tersebut, para wasit akan diberikan materimateri terkait dengan peraturan perlombaan dari masingmasing kompetisi robot. Ketua Pelaksana KRI 2015 Slamet Riyadi mengatakan, para peserta KRI 2015 di semua kategori telah melaksanakan technical meeting bersama para juri, kemarin. Kemudian, para peserta melakukan running test untuk tiap robot mereka langsung di arena pertandingan.

Ratih keswara
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
4 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
4 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
5 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
5 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
6 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
6 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved