Masyarakat Bisa Dipidana dan Denda

Jum'at, 12 Juni 2015 - 09:40 WIB
Masyarakat Bisa Dipidana...
Masyarakat Bisa Dipidana dan Denda
A A A
RUPIT - Ini bukan ancaman, tapi meru pakan amanat Undang-Undang Nar ko tika No 35 Tahun 2009, Pasal 131. Inti nya, masyarakat harus proaktif melaporkan ke aparat kepolisian jika mengetahui ada bisnis narkoba di lingkungannya.

“Kalau kita mengetahui (polisi) ada warga tahu tapi tak melapor, kita akan terapkan pasal itu dengan ancaman dikenakan pidana penjara selama satu tahun dan Rp50 juta,” kata Kasat Reserse Narkoba Polres Mura AKP Forlianzon didampingi KBO Ipda Sofian Hadi, kemarin. Menurut Forlianzon, PresidenJoko Widodo selama ini sudah sangat tegas melontarkan perang dan memberantas narkoba di Indonesia.

“Bahkan terdakwa narkoba saja sekarang sudah banyak dihukum mati akibat perbua tannya melanggar UU Narkotika,” kata Forlianzon saat membe rikan penyuluhan bahaya narkoba di Kantor Camat Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), kemarin Keikutsertaan masyarakat dalam memberantas narkoba, kata dia, sangat penting. Karena jika tidak ada kerja sama dengan masyarakat, tidak bisa pihaknya memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.

”Untuk pengungkapan kasus narkoba di wilayah Kabupaten Muratara ini, kita sudah masuk rangking ke-4 se-Sumsel. Kita sudah 29 kasus dengan 39 tersangka yang sedang dipro - ses. Saya berharap peran serta masyarakat dapat terus memberikan informasi,” ujarnya. Lebih lanjut dia meng atakan, untuk memberantas peredaran narkoba harus dimulai dari lingkungan terkecil seperti rumah sendiri.

Karena, dengan melihat ada anggota yang terkena bisa langsung melaporkan dan dilakukan rehabilitasi. “Bukan malah dibiarkan akhirnya menyebarkan pemain-pemain narkoba baru. Masyarakat jang an takut, laporkan aksi narkoba yang terjadi. Aparat kepolisian pasti memberikan perlindungan.

Jika tidak dari kita semua, siapa lagi yang akan memberantas narkoba,” pungkasnya. Tokoh pemuda Muratara, Zili, 40 mengatakan, dirinya me minta aparat kepolisian dapat melindungi masyarakat jika memberikan informasi adanya pengguna dan pemakainar koba. Karena menurutnya, di wilayah Kabupaten Muratara sudah banyak tempat yang dijadikan tempat pemakai nar ko ba bahkan salah satunya tempat belajar mengajar.

“Kami minta kepastian adanya jaminan keamanan bagi kami jika memberikan in formasi adanya pengguna dan pengedar narkoba dan saya ber harap juga, jika ada, hendaknya direhabilitasi harus ada jaminannya supaya tidakditahan,”

Hengky chandra agoes
(bbg)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved