Kuliner Eksotis Negeri Matador

Jum'at, 05 Juni 2015 - 08:27 WIB
Kuliner Eksotis Negeri...
Kuliner Eksotis Negeri Matador
A A A
SPANYOL dikenal sebagai salah satu negeri terindah di dunia. Di tanah eksotik ini tersimpan sejarah kuliner dari zaman kerajaan sampai era modern. Untuk mengangkat makanan khas setempat, kita wajib menjelajahi keanekaragamannya.

Untuk melakukannya tak perlu jauh-jauh datang ke Negeri Matador. Di Kota Bandung sudah ada tempat yang menawarkan eksotisme makanan Spanyol. Tinggal singgah saja ke Soleluna Café & Resto di Jalan Sumatera.

Di sini, penikmat olahan Eropa akan merasakan petualangan menu khas Andalusia di Spanyol bagian selatan. Tak hanya menawarkan ratusan jenis makanan unik, kafe ini kental menebar suasana Spanyol yang identik dengan warna mencolok. Di berbagai sudut, kita dapat meresapi nuansa Andalusia yang sarat warna menantang. Bahkan atsmosfer ini disempurnakan dengan mozaik keramik bergaya Spanyol tradisional. Seperti di negeri asalnya, Soleluna Café mengusung tapas sebagai signature menu.

Tak kurang dari 30 jenis tapas ditawarkan dalam aneka taburan dan modifikasi. Satu hal yang tak ketinggalan, tapaskhas Spanyol selalu disajikan dalam porsi yang kecil namun cukup mengenyangkan. Tapas menjadi bagian gaya hidup warga Spanyol sejak era klasik. Berdasarkan cerita, raja Spanyol mengonsumsi tapasuntuk menurunkan berat badannya yang berlebihan. Akhirnya tercipta aneka makanan khas dengan ciri porsi kecil namun kaya nutrisi.

“Tapaslahir sebagai makanan raja dalam porsi diet. Kala itu raja ingin berat badannya proporsional, tapi masih bisa menikmati makanan enak. Akhirnya, hadirlah berbagai jenis tapas. Setiap makan, orang Spanyol biasanya memesan lima jenis tapassambil ditemani wine Spanyol atau Sangria,” ujar Manager Soleluna Café & resto Yan Apriyana. Di Soleluna, tapas yang paling digandrungi ada pada menutapas de cangrejo pinchos.

Porsi imut ini mengusung roti mini yang di atasnya dibubuhi saus mayonaise dan aneka olahan yang bergenre seafood. Topping(taburan) itu mengandalkan beberapa jenis komoditas, seperti udang, ikan, cumi atau bisa juga menggunakan ayam dan sapi sebagai pengganti. “Orang Spanyol jarang menyantap steakatau dagingdagingan, seperti umumnya orang Eropa. Mereka cenderung menyukai aneka seafooddengan saus dan cita rasa yang mengarah kepada asam manis menyegarkan,” kata Yan.

Tak hanya unggul di tapas, Soleluna juga menyuguhkan menu bersama yang porsinya lumayan besar. Namanya, paella con pollo.Di Indonesia, nasi ini dikenal dengan nasi liwet atau nasi tumpeng. Warnanya pun sangat menggoda selera. Nasi tersebut berwarna kuning cerah, lalu di atasnya dibubuhi daging ayam, telur puyuh, serta aneka sayuran.

“Paella(dibaca paeiya) biasanya terbuat dari beras dan campuran beberapa bahan dan bumbu rempah. Bumbu yang paling dominan pada sajian ini adalah safrondan minyak zaitun. Kami menyuguhkannya saat panas dalam wajan khusus yang langsung bisa dinikmati ramairamai,” terang Yan. Paella sendiri adalah kata dalam bahasa Catalan yang berasal dari bahasa Prancis kuno yang berarti pan/wajan datar. Memang menu ini disajikan secara unik.

Nasi disimpan di atas wajan kemudian di atasnya diberi aneka sayuran dan ayam. Salah satu keunikan menu Andalusia bisa kita nikmati lewat chili con carne. Dalam bahasa Indonesia, menu ini berarti racikan bumbu cabai yang diaduk dengan cincang daging sapi, jinten, bawang putih dan bawang bombay. Ada pula pelengkap tomat, dan kacang merah. Selanjutnya, makanan yang terkenal pada akhir abad 17 ini bisa dijadikan saus untuk alas tortilladan nachosyang biasa dijumpai di daratan Mexico.

Soal rasa? Hmm… chili con carnesanggup menggoyang lidah, berkat komposisi cabai pedas dan gurihnya rempah dan daging sapi. Tentu saja, cita rasa ini sudah dimodifikasi dengan selera lokal yang kaya bumbu. “Untuk daging sapi, bisa diganti juga dengan aneka seafood. Tapichili con carnewajib dinikmati dengan tortilla. Menu ini bisa disebut camilan, tapi cukup mengenyangkan juga,” paparnya. Sebagai penutup, Spanyol selatan juga menjajal churrossebagai kudapan terfavorit.

Churrosadalah kue khas Spanyol. Biasa juga disebut Spanish doughnut, adonannya mirip adonan sus, tapi bukan dipanggang melainkan digoreng. Di negara asalnya, churrossering disantap sebagai menu sarapan. Camilan ini bisa kita cicipi dengan cara mencelupkan ke dalam secangkir cokelat panas.

Dini budiman
(ars)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
36 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved