Korban Erupsi Kecewa pada Bupati

Kamis, 28 Mei 2015 - 12:01 WIB
Korban Erupsi Kecewa...
Korban Erupsi Kecewa pada Bupati
A A A
KARO - Korban erupsi Sinabung yang menetap di hunian sementara kecewa dengan kepemimpinan Bupati Karo Terkelin Brahmana karena tetap menggelar Pesta Budaya Mejuah-juah.

Padahal para korban erupsi hidup kekurangan dan kondisinya memprihatinkan. “Hampir setahun kami menetap di hunian sementara ini dengan kondisi serba kekurangan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja kami sudah kesulitan, bagaimana mau memikirkan pesta itu,” ujar Mulijen Tarigan, seorang korban erupsi Sinabung asal Desa Gurukinayan, Rabu (27/5).

Diketahui, korban erupsi Sinabung menetap di hunian sementara di sepanjang Jalan Desa Berastepu, Kecamatan Simpang Empat-Desa Gurukinayan, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo. Kondisi tempat tinggal mereka tidak bisa dibilang baik dan tanpa fasilitas memadai. Mulijen mengatakan, saat ini untuk membeli beras para korban erupsi bekerja sebagai buruh di perladangan orang lain dengan upah sekitar Rp60- 80.000 per hari.

Namun, pekerjaan itu dilakukan kalau ada yang membutuhkan jasa buruh. “Setelah pemerintah menyetop pemberian jatah hidup berupa beras 400 gram per hari per jiwa, kehidupan jadi semakin sulit. Belum lagi untuk kebutuhan anak sekolah kami,” ujarnya. Mulijen mengakui, pe-merintah memberi biaya sewa rumah sebesar Rp1.800.000 selama 6 bulan dan sewa lahan Rp2 juta selama 1 tahun.

Namun, dana itu tidak cukup untuk menyewa rumah dan lahan di luar desa mereka sebelumnya. “Itulah sebabnya, kami mendirikan hunian sementara karena biayanya lebih murah. Kami juga masih dapat memanfaatkan sisa hasil pertanian sebelum diterjang erupsi,” kata Mulijen diamini sejumlah warga lainnya.

Dia menambahkan, sampai saat ini mereka juga belum mendapat informasi mengenai relokasi tahap II. Relokasi tersebut untuk warga Desa Gurukinayan, Berastepu, Gamber, Kuta Tonggal, dan Dusun Gamber, yang belum mendapat giliran. “Untuk tahap pertama saja sudah hampir setahun belum selesai.

Bagaimana nanti tahap kedua, empat desa dan satu dusun tersebut warganya mencapai 3.000 jiwa. Kemungkinan bisa sampai 3-5 tahun lagi kami baru direlokasi,”ujarnya dengan nada pasrah. Sementara Anggota DPRD Karo Lusia Sukatendel mengatakan, saat ini anggota DPRD Provinsi Sumut, DPD, DPR, dan sejumlah masyarakat Karo di Jakarta, terus mendorong pemerintah pusat menetapkan erupsi Sinabung menjadi bencana nasional.

“Mengapa pada saat mereka memperjuangkan nasib korban erupsi Sinabung, di sini malah digelar pesta. Kan bisa diundur, dilihat waktunya yang tepat. Kalau begini mereka yang berjuang untuk menetapkan Sinabung jadi bencana nasional akan merasa upayanya tidak dihargai,” kata Lusia.

Pemerhati Tanah Karo Bukti Ginting Babo yang ditemui di Kota Berastagi menilai, penyelenggaraan Pesta Mejuah-juah yang terkesan dipaksakan di tengah bencana Sinabung sangat tidak tepat. “Dilihat dari dukungan sarana dan prasarana juga sangat tidak memadai untuk menggelar kegiatan ini,” ujarnya.

Riza pinem
(bbg)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
20 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
38 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
8 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved