11 Mahasiswa Dikirim ke Singapura Bantu TKI Bermasalah

Rabu, 27 Mei 2015 - 09:39 WIB
11 Mahasiswa Dikirim...
11 Mahasiswa Dikirim ke Singapura Bantu TKI Bermasalah
A A A
SEMARANG - Sebanyak 11 Mahasiswa Fakultas Ushuludin Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang diberangkatkan ke Singapura.

Mereka ditugaskan untuk memberikan terapi terhadap ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang sedang bekerja di negara tersebut. Kemarin, 11 Mahasiswa dari Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi secara resmi dilepas oleh Dekan Fakultas Ushuludin UIN Walisongo Semarang beserta petinggi fakultas tersebut. Rencananya, rombongan akan bertolak ke Singapura pada hari ini.

“Ini adalah kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan Praktek Kerja Lapangan (PPL) bagi mahasiswa Jurusan Tasauf dan Psikoterapi UIN Walisongo. Nantinya, mereka akan melaksanakan kegiatan itu mulai besok hingga 7 Juni 2015 mendatang,” kata Dekan Fakultas Ushuludin UIN Walisongo Muhammad Mukhsin Jamil.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tersebut nantinya ditugaskan untuk memberikan bimbingan terapi terhadap para TKI khususnya TKW yang bekerja di Singapura. Sebab diketahui, banyak sekali pekerja migran Indonesia tersebut yang mengalami berbagai permasalahan selama bekerja di negara itu.

“Diharapkan ilmu yang dipelajarinya selama kuliah dapat diterapkan untuk memberikan terapi kepada TKW yang bermasalah di sana. Sehingga mereka yang bermasalah itu mendapatkan pencerahan dan semangat bekerja kembali,” ujarnya. Nantinya, lanjut Mukhsin, hasil dari KKL dan PPL mahasiswanya itu akan menjadi bahan laporan mahasiswa kepada pihak rektorat.

Selain untuk memenuhi kewajiban mahasiswa, pihaknya juga akan berupaya menjadikan hasil kerja mahasiswanya itu untuk rekomendasi kepada pemerintah terkait penanganan permasalahan TKI yang bermasalah.

“Ini adalah kegiatan pertama KKL dan PPL UIN Walisongo ke luar negeri. Selain ke Singapura ini, kami juga memiliki program mengirimkan mahasiswa ke berbagai negara lain seperti Malaysia, Brunei Darussalam, China dan sebagainya. Nantinya berbagai keilmuan mahasiswa yang ada di sini diharapkan dapat diterapkan di negara-negara itu dalam program lainnya,” bebernya.

Ketua rombongan mahasiswa yang berangkat ke Singapura, Muhammad Syafik mengaku bangga dapat dikirim melaksanakan tugas KKL dan PPL ke Singapura. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan kesempatan langka karena tidak semua mahasiswa dapat merasakannya. “Tentu ini sebuah kebanggaan karena kami dipercaya berangkat ke Singapura melaksanakan tugas ini,” kata dia.

Andika prabowo
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
17 menit yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
3 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
7 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
7 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
7 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
9 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved