Polisi Awasi Peredaran Beras Plastik

Rabu, 27 Mei 2015 - 09:34 WIB
Polisi Awasi Peredaran...
Polisi Awasi Peredaran Beras Plastik
A A A
KULONPROGO - Petugas Kepolisian Sektor Kalibawang melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengawasan di sejumlah pasar dan toko kelontong yang menjual beras di wilayah itu.

Langkah ini menyusul ada temuan dugaan beras plastik di Kabupaten Sleman maupun Gunungkidul. “Kami mengecek di tingkat pedagang untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya beras plastik di Kalibawang,” kata Kapolsek Kalibawang AKP Joko Sumarah saat pengawasan di Pasar Dekso, kemarin.

Sidak ini dilakukan bersama dengan Koramil, camat, dan eksekutif. Mereka tidak hanya mengecek sampel beras yang dijual pedagang, tapi juga menyosialisasikannya. Salah satunya dengan mengetes sampel beras menggunakan air maupun dibakar. Beras plastik jika direndam akan melayang di air dan beras asli akan berada di bawah (tenggelam).

Begitu juga ketika dibakar, beras plastik akan melelah sedangkan beras asli menghitam menjadi arang. “Kami ingin jangan sampai isu beras plastik ini mengganggu ekonomi warga,” ujarnya. Menurutnya, pengawasan ini dilakukan dengan melibatkan 25 personel dari Polsek. Mereka membagi dalam dua tim yang bertugas memantau dan mengawasi.

Tidak kalah penting adalah memberikan pemahaman dan sosialisasi akan beras asli dan perbedaan beras plastik. “Kami akan awasi terus sampai waktu tak terbatas,” ujarnya. Camat Kalibawang, Setiawan Tri Widada mengatakan, hasil dari sidak tidak ditemukan beras yang mencurigakan mengandung plastik. Dari beberapa sampel tersebut, semuanya beras murni. “Hasilnya masih aman dan tidak ditemukan ada beras plastik,” ujarnya.

Setiawan mengajak warga agar lebih mengenali keaslian beras yang beredar di pasar. Jika ada beras yang mencurigakan dan diindikasi beras plastik, lebih baik dilaporkan kepada camat, lurah pasar, atau polisi agar bisa ditindaklanjuti. Salah seorang pedagang, Suradikem, mengaku belum pernah tahu seperti apa beras plastik itu.

Beras yang dia jual selama ini dibeli dari warga atau di tempat penggilingan. Karena itu, sangat dimungkinkan beras ini asli karena merupakan hasil bumi warga setempat .

Kuntadi
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
20 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
30 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
1 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved