Dikira Begal, Seorang Pemuda Babak Belur Dihajar Massa

Rabu, 27 Mei 2015 - 01:00 WIB
Dikira Begal, Seorang...
Dikira Begal, Seorang Pemuda Babak Belur Dihajar Massa
A A A
BANTUL - Seorang pemuda babak belur dihajar massa karena diduga akan melakukan pembegalan sebuah truk.

Pemuda asal Dusun Mayongan, Desa Trimurti, Kecamatan Srandakan berinisial Ap (21), untuk sementara diamankan di Mapolsek Srandakan guna dimintai keterangan terkait dengan dugaan aksi pembegalan tersebut.

Kapolsek Srandakan Kompol Endang Suprapto menceritakan kronologis aksi pengeroyokan terhadap Ap tersebut.
Dimana, Selasa (26/5/2015) dinihari, ada sebuah truk yang melintas di perbatasan Dusun Mayongan dengan Dusun Srandakan.

Kawasan tersebut memang sering dilintasi truk-truk pengambil pasir Sungai Progo di wilayah Kecamatan Pandak ataupun Srandakan. "Truk tersebut balik kanan tidak jadi mengambil pasir karena dicegat oleh dua orang salah satunya Ap," tuturnya.

Isu yang berkembang, kedua pemuda Ap dan Rh (21), warga Dusun Ngentak, Nglendah Kulonprogo tersebut akan melakukan aksi pembegalan kepada sopir truk tersebut.

Namun Endang menengarai, truk tersebut balik karena kedua orang tersebut merupakan pemuda dusun setempat dan melarang pengambilan pasir. Sopir truk takut nantinya terjadi kesalahpahaman.

Selang beberapa waktu, Ap dan Rh didatangi 10 orang warga Dusun Srandakan yang letaknya memang bersebelahan dengan dusun Mayongan.

Terjadilah kesalahpahaman antara Ap dan R dengan para warga tersebut, hingga terjadi bentrok. Ap lantas dikeroyok sementara Rh berhasil melarikan diri. "Setelah itu, Ap diserahkan kepada kami. Ap diserahkan katanya mau melakukan pembegalan," terangnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh pihak kepolisian dari pemeriksaan terhadap Ap, tak ada pembegalan.

Mereka mencegat truk tersebut karena melintas pada tengah malam sehingga dikhawatirkan akan mengganggu ketentraman. Kepada polisi Ap mengaku tidak melakukan pembegalan ataupun pemalakan terhadap sopir truk tersebut.

Karena tidak ada unsur kejahatan, kasus tersebut untuk sementara tidak diproses secara hukum. Terkait dengan penganiayaan juga dihentikan prosesnya.

Pihaknya masih mengamankan Ap untuk mendapatkan informasi aktivitas Ap dengan rekannya Rh. Korban belum bisa dimintai keterangan secara detil sebab dari mulutnya masih tercium bau alcohol. "Memang tercium bau minuman keras," ungkapnya.
(nag)
Berita Terkait
Salah Sasaran Anggota...
Salah Sasaran Anggota TNI Dibegal, Pelaku Babak Belur
Polisi Hentikan Penyidikan...
Polisi Hentikan Penyidikan Korban Begal yang Bunuh Dua Pelaku di Lombok Tengah
4 Jenis Begal Brutal...
4 Jenis Begal Brutal yang Meresahkan, Nomor 3 Sangat Sensitif dan Melecehkan
Aksi Begal Mobil saat...
Aksi Begal Mobil saat Macet Semakin Meresahkan, Ini Tips Aman Menghindarinya!
14 Jam Usai Kejadian,...
14 Jam Usai Kejadian, Tiga Pelaku Begal di Palmerah Jakbar Diringkus
Kabur saat Ditangkap,...
Kabur saat Ditangkap, Begal Motor di Bogor Ditembak Kakinya
Berita Terkini
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
26 menit yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
8 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
10 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
10 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
12 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
12 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved