Satgasus Prostitusi Segera Dibentuk

Selasa, 26 Mei 2015 - 08:44 WIB
Satgasus Prostitusi...
Satgasus Prostitusi Segera Dibentuk
A A A
BANDUNG - Pemkot Bandung berencana membentuk satuan tugas khusus (satgasus) prostitusi, sebagai respons masih maraknya perdagangan seks di masyarakat.

Satgasus ini, nantinya tidak han ya berasal dari Satpol PP, tapi juga elemen lainnya termasuk masyarakat. Tim ini, tidak hanya me mantau kegiatan pros titusi, tapi juga tempat atau ba ngunan yang disalah gu na kan menjadi tempat prostitusi seperti kos-kosan.

“Kami sedang menyiapkan satgasus, seperti Satgasus PKL yang diisi lintas di mensi. Karena kami merasa hal ini (prostitusi) perlu dilawan, tidak hanya oleh Satpol PP,” ucap Wali Kota Ban dung Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung DP - RD Kota Bandung, Jalan Su kabumi, kemarin. Melalui Satgasus ini, kata Emil, pihaknya akan lebih mudah dalam mene mu kan berbagai pelang gar an. Contohnya saja pe langgaran bangunan, ka rena tidak sesuai perun tu kan.

“Mengecek soal aturan bisa enggak dilawan dengan aturan. Kalau bangunan nya tidak sesuai peruntuk an kan bisa yah (ditindak),” ucapnya. Se perti diketahui, beberapa waktu lalu tim gabungan dari Polrestabes Kota Bandung melakukan ope rasi besar-besaran di eks lokalisasi Saritem. Dalam operasi tersebut pihak kepolisian berhasil menjaring sekitar 160 PSK. Hal itu cukup mencengangkan, pasalnya Saritem telah ditutup sebagai tempat lokalisasi sejak 2007 silam.

Berbagai tanggapan muncul da ri sejumlah pihak. Mulai dari ang gota dewan, masyarakat, dan sejumlah tokoh lainnya. Me re ka menganggap Pemkot Bandung lemah dalam mengawa si geliat ekonomian esekesek di kawasan tersebut. Karena tidak dapat dipungkiri temuan kepolisian menunun jukan masih hidupnya praktik prostitusi di Saritem. Akan tetapi Emil, sapaan Rid wan Kamil membantah Pem kot Bandung lalai dalam me ngawasi eks lokalisasi tersebut.

Pihaknya justru telah berupaya dengan membuat berbagai konsep untuk menata dan men jaga kawasan tersebut. Namun memang belum terealisasi. “(Pmekot) enggak kecolongan, kandinamikanya sudah saya bilang datang dan pergi. Terus-terusan yang namanya bisnis begitu,” ujarnya. Kemudian untuk pembenahan jangka panjang di lokasi Saritem, Pemkot masih tetap be rencana melakukan pembebasan lahan dan membangun pasar tematik emas. “Membebaskan lahan supaya tidak di jadikan lahan prostitusi,” kata dia.

Lebih lanjut, Emil juga me - wacanakan akan memberi hukuman kepada para pria hidung belang yang terbukti menjadi pelanggan bisnis seks ini, seperti di Swedia. “Tapi kayaknya ini mah masih lama. Tapi akan kami wacanakan. Kami lobi secara politik di sana (Saritem), ada rencana menghukum hidung belang seperti di Swedia,” ujarnya. Dia juga menambahkan, saat ini tim gabungan terdiri dari Sat pol PP Kota Bandung, kepoli sian, dan instansi lainnya tengah gencar melakukan razia kos- kosan, yang diduga digunakan sebagai tempat prosti - tusi.

“Dari Pemkot akan kon sisten terus-terusan lakukan razia. Tanpa banyak yang tau kami juga kan sedang merazia koskosan di seluruh Bandung untuk melawan prostitusi yang sekarang marak,” pungkasnya. Terakhir, Sabtu (16/5) dini hari, Satpol PP melaku kan razia terhadap kos-ko san yang berada di kelurahan Dungus Cariang, Kecamatan Andir.

Dari razia tersebut, petugas me ngamankan empat pasangan bukan suami-istri yang keda patan sedang berduaan di da lam kamar kos. Keempatnya di giring petugas untuk se lan jutnya dimintai keterangan (BAP). Kepala Satpol PP Bandung Eddy Marwoto mengata kan , razia ini sebagai bentuk pengawas an terkait praktik prostitusi online yang saat ini tengah marak. Rumah kos dan kontrakan menjadi sasaran razia lantaran sering disalah gu na - kan sebagai tempat prostitusi.

Mochamad solehudin/ dian rosadi
(ars)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
7 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
24 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved