Warga Kumpulkan Minyak Mentah yang Cemari Pantai Cilacap

Senin, 25 Mei 2015 - 16:59 WIB
Warga Kumpulkan Minyak...
Warga Kumpulkan Minyak Mentah yang Cemari Pantai Cilacap
A A A
CILACAP - Ratusan warga dan nelayan di sepanjang Pantai Teluk Penyu mengumpulkan minyak mentah milik Pertamina yang tumpah mencemari Perairan Selatan Cilacap.

Para warga mengais minyak mentah di pantai dengan menggunakan alat seadanya, Senin (25/5/2015).

Mereka mengais minyak mentah yang bercampur dengan air laut yang kemudian dikumpulkan dengan menggunakan drum dan ember.

Minyak mentah yang diperoleh warga ini berwarna hitam pekat meski telah bercampur dengan air laut. Selanjutnya minyak mentah yang telah dikumpulkan ini akan dijual kembali ke Pertamina

Menurut Arjosuwito warga setempat, bocornya minyak mentah milik Pertamina ini sudah terjadi sejak beberapa hari ini. Namun baru hari ini minyak mentah terbawa arus laut hingga ke bibir pantai.

Manajer Umum PT Pertamina Refinery Unit 4 Cilacap Eko Harnanto mengatakan, kebocoran minyak mentah ini terjadi di Single Point Mooring atau SPM yang berada di 16 mil dari Pantai Teluk Penyu.

“Pipa SPM yang berada di selatan Pulau Nusakambangan tersebut pecah saat adanya aktivitas penyaluran minyak mentah dari kapal tangker menuju kilang penyimpanan di area 70,” kata Eko, Senin (25/5/2015).

Dugaan sementara terjadinya kebocoran minyak berjenis Alc Arabian Lite Cruid ini, kata dia, akibat pipa SPM diterjang gelombang tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir.

Eko menambahkan, sejak terjadinya kebocoran minyak mentah ini Pertamina telah melakukan penyisiran dan melokalisir tumpahan minyak agar tidak meluas.

Pihak pertamina memperkirakan dalam waktu satu hingga dua hari ke depan pemberisihan minyak yang mencemari perairan dapat diatasi.
(sms)
Berita Terkait
Kritis Pencemaran Lingkungan
Kritis Pencemaran Lingkungan
Legislator Apresiasi...
Legislator Apresiasi Polda Riau Tindak Tegas Korporasi Perusak Lingkungan
Anggap Ganggu Kesehatan,...
Anggap Ganggu Kesehatan, Warga Minta Pabrik Aspal di Pana Berhenti Operasi
Fenomena Aneh, Aliran...
Fenomena Aneh, Aliran Sungai di Jembatan Tarikolot Sempat Berbusa seperti Awan
Kendalikan Pencemaran...
Kendalikan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, MIND ID dan KLHK Bersinergi
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
12 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
29 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved