Perlu Restu Kemenpora?

Minggu, 24 Mei 2015 - 10:30 WIB
Perlu Restu Kemenpora?
Perlu Restu Kemenpora?
A A A
BANDUNG - Persib Bandung dibayangi ancaman gagal menggelar pertandingan kontra Kitchee FC di babak 16 besar AFC Cup 2015. Hal itu disebabkan kabar yang menyatakan Panpel Persib harus memperoleh rekomendasi dari Kemenpora terkait izin pertandingan.

Padahal selama ini, Maung Bandung tak pernah harus memenuhi persyaratan administrasi langsung dari Kemenpora. Duel Persib kontra Kitchee sendiri akan dilaksanakan di Stadion si Jalak Harupat, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu (27/5).

Menyingkapi hal itu, Manajer Persib Umuh Muchtar tetap yakin Menpora Imam Nahrawi dapat memberikan izin pertandingan. Mengingat Persib bertanding membawa nama negara dan sudah berjuang habis-habisan untuk bisa menembus babak 16 besar kompetisi kasta kedua di Asia ini. “Saya punya keyakinan Pak Menteri (Imam Nahrawi) memberikan izin pertandingan untuk tanggal 27,” kata Umuh, kemarin.

Kisruh PSSI dan Menpora sejauh ini semakin memanas. Setelah seluruh kompetisi domestik dihentikan, turnamen pramusim bertajuk QNB Indonesia Championship Cup 2015pun dibatalkan lantaran tak mendapat rekomendasi dari BOPI dan Kemenpora. Sebagai gantinya Kemenpora akan menggelar turnamen bertajuk Piala Kemerdekaan. Bagi Umuh, permasalahan ini tidak akan akan pernah mencapat kata selesai jika kedua pihak tak mau duduk bersama.

Umuh hanya berharap permasalahan ini segera terselesaikan agar FIFA tak menjatuhkan sanksi. “Mudah-mudahan kedepan Indonesia tidak di banned. Itu saja. Cepat selesai, cepat berembuk dari kedua belah pihak. Terutama diusahakan dulu tanggal 29 (Mei) jangan sampai mendapatkan hukuman dari FIFA,” tegasnya. Disisi lain, playmakerPersib Firman Utina mengaku was-was dengan sanksi yang akan diberikan FIFA kepada Indonesia. “Saya pikir manusiawi jika kita sebagai pemain was-was. Tapi, mungkin bukan hanya pemain, ada keluarga dan orang lain yang suka bola juga was-was,” kata Firman.

Firman sudah memprediksi sejak awal jika turnamen pramusim yang digagas PT Liga Indonesia batal dilaksanakan. Sebab selama ini belum ada titik temu antara PT Liga, PSSI, BOPI, Kemenpora maupun Tim Transisi. Seharusnya, lanjut Firman seluruh pihak yang terlibat konflik mau duduk bersama agar kompetisi yang selama ini dinantikan banyak pihak kembali digulirkan.

“Kalau menurut saya, lebih baik semua duduk bersama karena pemerintah, PSSI, dan PT Liga punya tugas masing-masing dan samasama penting perannya. Menurut saya, sebelum mau menggulirkan liga atau kompetisi, lebih baik saling mengisi. Itu akan lebih baik,” katanya. Di luar itu, Firman pun berharap ada peran positif dari media massa untuk mendinginkan dan mencari solusi terbaik. Sebab, kata dia media memiliki peran penting untuk mempertemukan pihak-pihak yang berkonflik.

“Media ini bisa menjembatani penyelesaian kisruh sepakbola Indonesia saat ini. Jadi semua pihak harus meninggalkan egonya masing-masing. Saya yakin, jika duduk bersama semua masalah selesai,” tandasnya.

Muhammad Ginanjar
(ars)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
4 Hal Perlu Diperhatikan...
4 Hal Perlu Diperhatikan Penderita Asam Urat saat Makan Mi Instan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved