Dirampok, Sopir Logistik Minimarket Dibuang di Pinggir Tol
Kamis, 21 Mei 2015 - 22:36 WIB
Dirampok, Sopir Logistik Minimarket Dibuang di Pinggir Tol
A
A
A
SERANG - Nahas dialami Rahayatul Hilal (37) sopir boks pengangkut logistik mini market menjadi korban kawanan perampok bersenjata.
Akibatnya uang setoran dibawa kabur dan dirinya dibuang oleh kawanan perampok di pinggir jalan tol Tangerang, Merak, KM 73, Desa Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang Banten.
Informasi yang diperoleh korban mendapatkan tugas dari kantornya untuk mengantarkan logistik ke sebuah mini market di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak dari gudang di daerah Cikokol, Kota Tangerang.
Namun dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan barang dan membawa sejumlah uang untuk disetorkan, tiba tiba di dearah Gunung Kencana, Kabupaten Lebak mobil boks milik ASSA Logistik dengan nomor polisi B 9027 UCN dihadang oleh mobil milik kawanan perampok.
Korban terpaksa dirinya menghentikan laju kendaraan, kemudian dua perampok dengan menyodorkan senjata api dan menggunakan penutup kepala ini mendekati.
Karna takut, korban hanya bisa pasrah lantaran pelaku mengancam akan menambak jika korban melawan, kemudian korban dimasukan ke dalam mobil pelaku jenis Izuzu Panther.
"Diancam, saya diikat, mata ditutup, saya dibawa sama pelaku yang jumlahnya sekitar empat orang, keliling entah kemana," kata korban kepada petugas Reskrim Polres Serang, Rabu (20/5/2015),
Setelah sekitar empat jam dirinya baru menyadari setelah ditemukan oleh petugas patroli PT Marga Mandalasakti beserta mobilnya yang sudah tidak ada uang setoran yang diperkirakan puluhan juta ini. Korban kemudian melapor ke Polres Serang.
Sementara itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Serang, AKP Arrizal Samelino membenarkan kejadian tersebut.
Meski demikian, dirinya tidak dapat memberikan keterangan lebih jauh dikarenakan lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polres Lebak. "Sudah kita dilimpahkan ke Polres Lebak sesuai dengan lokasi kejadian," pungkasnya.
Akibatnya uang setoran dibawa kabur dan dirinya dibuang oleh kawanan perampok di pinggir jalan tol Tangerang, Merak, KM 73, Desa Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang Banten.
Informasi yang diperoleh korban mendapatkan tugas dari kantornya untuk mengantarkan logistik ke sebuah mini market di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak dari gudang di daerah Cikokol, Kota Tangerang.
Namun dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan barang dan membawa sejumlah uang untuk disetorkan, tiba tiba di dearah Gunung Kencana, Kabupaten Lebak mobil boks milik ASSA Logistik dengan nomor polisi B 9027 UCN dihadang oleh mobil milik kawanan perampok.
Korban terpaksa dirinya menghentikan laju kendaraan, kemudian dua perampok dengan menyodorkan senjata api dan menggunakan penutup kepala ini mendekati.
Karna takut, korban hanya bisa pasrah lantaran pelaku mengancam akan menambak jika korban melawan, kemudian korban dimasukan ke dalam mobil pelaku jenis Izuzu Panther.
"Diancam, saya diikat, mata ditutup, saya dibawa sama pelaku yang jumlahnya sekitar empat orang, keliling entah kemana," kata korban kepada petugas Reskrim Polres Serang, Rabu (20/5/2015),
Setelah sekitar empat jam dirinya baru menyadari setelah ditemukan oleh petugas patroli PT Marga Mandalasakti beserta mobilnya yang sudah tidak ada uang setoran yang diperkirakan puluhan juta ini. Korban kemudian melapor ke Polres Serang.
Sementara itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Serang, AKP Arrizal Samelino membenarkan kejadian tersebut.
Meski demikian, dirinya tidak dapat memberikan keterangan lebih jauh dikarenakan lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polres Lebak. "Sudah kita dilimpahkan ke Polres Lebak sesuai dengan lokasi kejadian," pungkasnya.
(nag)