Pemkab Karanganyar Cairkan Dana untuk Korban Longsor

Rabu, 20 Mei 2015 - 20:04 WIB
Pemkab Karanganyar Cairkan...
Pemkab Karanganyar Cairkan Dana untuk Korban Longsor
A A A
KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten Karanganyar bakal mencairkan dana bantuan jatah hidup (Jadup) untuk masyarakat terdampak longsor di Kecamatan Jenawi. Pencairan bakal dilakukan secara serentak pada Kamis (21/5/2015) siang di Desa Lempong, Kecamatan Jenawi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar Samsi menyebutkan, jadup tersebut diambilkan dari pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Karanganyar Tahun 2015. Pencairan tersebut dilakukan lebih cepat dari pembahasan APBD Perubahan 2015.

Samsi menyebutkan, besaran jadup tersebut untuk tahap kedua mencapai Rp496.125.000. Nantinya, jadup menyasar sekitar 490 warga korban longsor yang saat ini masih mengungsi, yakni warga Menjing dan Balong. Masing-masing jiwa bakal mendapatkan jadup sebesar Rp22.500 per hari selama 45 hari.

Selain memberikan jadup tahap kedua, menurutnya, jadup tahap ketiga bakal diberikan juga pada hari yang sama. Hanya saja, jadup tahap ketiga tersebut bakal menyasar 230 warga korban longsor yang belum mendapatkan bantuan jatah hidup dari pemerintah, di antaranya warga Desa Balong, Lempong, Jenawi, Plosorejo, Gempolan, Kerjo, Tawangmangu, dan Tengklik.

"Total jadup yang akan kita bagikan sebesar Rp822.150.000 untuk tahap kedua dan ketiga, besaran yang didapatkan masing-masing warga sama yakni Rp22.500 per hari," ucapnya, Rabu (20/5/2015).

Samsi menambahkan, mekanisme pemberian jadup itu dilakukan secara tunai kepada masing-masing pengungsi. Setelah diserahterimakan, pengungsi dapat memanfaatkan uang itu untuk kepentingan makan dan juga minum. Harapannya, uang itu bisa meringankan beban para korban longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.

Sekretaris BPBD Kabupaten Karanganyar Kristanto mengatakan, selain mencairkan dana jadup, saat ini dana untuk relokasi warga juga sudah dicairkan. Besaran anggaran relokasi warga yang bersumber dari APBD Kabupaten Karanganyar itu sebesar Rp1,6 miliar.

Namun, anggaran itu belum langsung diserahterimakan kepada korban longsor. Sebab, hal itu masih menunggu anggaran pendamping dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Jika semuanya sudah lengkap, dana itu akan diberikan kepada korban dalam bentuk rekening tabungan.

"Untuk relokasi kita sudah menerima bantuan dari BNPB sebesar Rp1,9 miliar, dari APBD Karanganyar Rp1,6 miliar, tinggal menunggu bantuan provinsi. Setelah lengkap baru diberikan kepada warga," tegasnya.
(zik)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
35 menit yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
39 menit yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
4 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved