Bus Semarjawi Terlalu Mahal

Senin, 18 Mei 2015 - 10:26 WIB
Bus Semarjawi Terlalu...
Bus Semarjawi Terlalu Mahal
A A A
SEMARANG - Sejumlah penumpang bus tingkat Semarang Jalan-Jalan Wisata (Semarajawi) mengeluhkan tarif yang ditetapkan. Untuk naik bus dan berkeliling kawasan Kota Lama, setiap penumpang dikenai biaya Rp15.000 per orang.

“Saya baru kali ini naik bus tingkat Semarjawi, setahu saya dulu saat diluncurkan itu dikabarkan gratis, tapi ini kok bayar,” kata Meiliana,30, salah satu penumpang seusai turun dari bus Semarjawi, kemarin. Meiliana mengaku bahwa dirinya sebenarnya tidak keberatan membayar uang tiket tersebut. Namun angka Rp15.000 dinilainya terlalu mahal dan memberatkan para pengunjung.

“Apalagi muter-muternya tidak lama, tadi mungkin tidak ada 15 menit. Padahal dulu saat diluncurkan saya mendengar jika bus ini melayani berbagai destinasi wisata di Kota Semarang seperti Tugumuda, Sam Poo Kong dan lainnya,” ujarnya. Selain terlalu mahal, pengelolaan bus juga dinilai tidak optimal. Sebab, pengunjung tidak diberi tahu kapan jadwal bus yang merupakan hibah Corporate Social Responsibility (CSR) dari Telkomsel kepada Pemkot Semarang itu beroperasi.

“Saya sudah menunggu dari tadi, tapi ini saat bus datang saya tidak jadi naik karena kata petugasnya jam pelayanan sudah selesai. Tentu saya kecewa,” ujar Rusmiati, 35, warga Mijen, Semarang. Menurut informasi petugas parkir di kawasan Gereja Blenduk Kota Lama, untuk menaiki bus Semarjawi memang dikenakan biaya karcis. Untuk hari biasa, Selasa hingga Jumat, setiap penumpang diwajibkan membayar Rp10.000. “Kalau Sabtu- Minggu seperti ini, ongkosnya naik menjadi Rp15.000 per orang,” kata petugas parkir yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Masdiana Safitri saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengaku terkejut. Dirinya mengatakan baru mengetahui bahwa setiap penumpang bus Semarjawi ditarik ongkos Rp15.000.
(ars)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
31 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
2 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
9 jam yang lalu
Infografis
4 Efek Samping Mengonsumsi...
4 Efek Samping Mengonsumsi Garam Terlalu Berlebihan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved