Menolak Jadi Wakil Dekan, Dianugerahi Star of Pakistan

Jum'at, 15 Mei 2015 - 09:23 WIB
Menolak Jadi Wakil Dekan,...
Menolak Jadi Wakil Dekan, Dianugerahi Star of Pakistan
A A A
Pemerintah Pakistan memberikan gelar “Star of Pakistan” kepada istri Duta Besar RI untuk Pakistan Burhan Muhammad, Heri Listyawati, yang tewas akibat kecelakaan helikopter Mi-17 di Gilgit, Baltistan, Pakistan, Jumat (8/5).

Jenazah almarhumah tiba di Lanud Adisutjipto tepat pukul 13.50 WIB dengan pesawat CN 2095 milik TNI AU. Setibanya di lanud, peti jenazah yang berbalut bendera Merah Putih langsung diusung anggota Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas 474 Yogyakarta. Sebelum dibawa ke rumah duka, terlebih dulu diadakan upacara serah terima dari Pemerintah Pakistan ke Pemerintah Indonesia di Base Ops Lanud Adisutjipto.

Pemerintah Pakistan diwakili Menteri Pertahanan dan Produksi, Rana Tanveer Hussain, dan Indonesia diwakili Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi. Seusai upacara serah terima, kemudian jenazah dibawa menuju ke rumah duka. Selanjutnya langsung dimakamkan di taman pemakaman umum Mondoliko di Kelurahan Warung Boto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Ranaa Tanveer Huseen mengatakan, almarhumah bukan hanya sosok wanita yang berjiwa sosial sangat tinggi, tapi juga mampu mengorga - nisasi masyarakat Indonesia di Pakistan dan menjaga hubungan baik antarkedua negara. Karena itu, pihaknya mengucapkan dukacita mendalam pada pihak keluarga dan bangsa Indonesia.

“Pemerintah Pakistan menganugerahkan almarhumah dengan penghargaan Sitara-e (Star of Pakistan). Atas jasajasanya dalam membantu meningkatkan kerja sama antara Pakistan dengan Indonesia,” kata Retno saat menyerahkan jenazah ke pihak keluarga di rumah duka Jalan Haji Agus Salim No 57, Kauman, Yogyakarta. Selain itu, kata Menlu, untuk menghormati seluruh korban kecelakaan ini, Pakistan telah menetapkan Hari Berkabung Nasional pada 10 Mei.

“Untuk menghormati seluruh korban, satu hari setelah kecelakaan telah ditetapkan sebagai hari berkabung,” tuturnya. Jenazah yang tiba di rumah duka pukul 14.40 WIB langsung disalatkan di musala di samping rumahnya. Setelah itu, almarhumah yang semasa hidup membaktikan dirinya sebagai pengajar di Universitas Gadjah Mada (UGM) ini langsung dimakamkan di samping makam ibunya, Ny Siti Hartati, di Pemakaman Mondoliko pukul 15.00 WIB.

Lilis, sapaan akrab semasa hidup almarhumah, adalah staf pengajar di Fakultas Hukum (FH), UGM. Selain itu, dia juga menjabat Sekretaris Bagian Agraria FH UGM. “Bahkan, pada waktu saya menjabat menjadi dekan, sempat menawari beliau untuk menjadi wakil dekan karena kapasitasnya. Tapi karena harus sering meninggalkan Yogyakarta, beliau keberatan,” kata Wakil Rektor Bidang Kerjsama dan Alumni UGM, Paripurna.

Almarhumah Lilis meninggalkan dua putra, yaitu Pittra Amrullah, 19, dan Yoga Sulis - tya Burhan, 17. Sementara suaminya, Burhan Muhammad, saat ini masih dirawat di rumah sakit akibat luka bakar serius yang diderita karena ikut menjadi penumpang di helikopter nahas tersebut. “Kami juga turut mendoakan agar Pak Burhan bisa segera pulih, berkumpul dengan keluarga, dan kembali mengabdi ke negara,” kata Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) Zaelani.

Keluarga almarhumah dengan BIN memang dekat. Sebab Burhan Muhammad sebelum menjadi Duber RI di Pakistan sempat meniti karier di BIN. Sementara kakak kandung almarhumah, Heri Widyawati menceritakan, saat kecil adiknya tersebut sangat lucu. Bahkan terlihat seperti boneka ketika masih di taman kanakkanak (TK). “Sangat bersahaja, kadang lucu. Waktu kecil cantik kayak boneka Jepang. Pernah didandani jadi bidadari,” ucapnya.

Priyo Setyawan/ Ridho Hidayat
Sleman/Yogyakarta
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
6 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
7 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
7 jam yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
8 jam yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
9 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
10 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved